Johann Zarco Pasang Target Besar, Pede Bisa Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2021
Zarco yang pindah dari tim Esponsorama ke Pramac Racing pada MotoGP 2021 ternyata menumbuhkan kepercayaan dirinya.
POSBELITUNG.CO – Pembalap MotoGP, Johann Zarco mengincar kemenangan. Ia memasang target besar untuk bisa meraih gelar Juara Dunia MotoGP musim ini.
Zarco yang pindah dari tim Esponsorama ke Pramac Racing pada MotoGP 2021, kini telah menumbuhkan kepercayaan dirinya.
Dari hasil tes pramusim Qatar yang dijalaninya beberapa waktu lalu, hasil yang didapatkan Johann Zarco juga lumayan.
Baca juga: Bak Sinetron, Ibu Bungkus Baju Kabur dari Rumah, Anak Ikut dari Belakang Ternyata Ada Sebab
Baca juga: Saktinya Zlatan Ibrahimovic, Sudah Tahu bakal Cetak Assist 10 Detik sebelum Gol Swedia
Terlebih, sirkuit Losail yang menjadi lokasi MotoGP Qatar 2021 karakternya memanjakan motor Ducati.
Zarco yan bergabung ke Pramac Racing tahun ini, dibekali dengan motor Desmosedici GP21.
Juara dua kali Moto2 itu mengambil alih tempat di mana mantan pebalap Pramac Racing, Jack Miller selesai tahun lalu dan pindah ke Factory Ducati Lenovo.
"Tesnya bagus. Level di mana kami memulai dengan tim cukup kompetitif," kata Zarco, dikutip dari Crash.net, Jumat (26/3/2021).
Dalam tes pramusim tersebut, Zarco menempati peringkat kesembilan (+ 0,7) pada timesheets tes Qatar.
“Saya ingin tampil di sekitar 5 besar,” ambisinya.
Ini akan menjadi target pertama yang bagus bagi Zarco, dan target yang realistis.
“Masih ada dalam pikiran saya adalah kemenangan dan podium, seperti yang diraih Jack tahun lalu,” ungkapnya.
“Jadi saya pikir pada awalnya 5 besar akan menjadi langkah yang bagus,” targetnya dalam balapan Barwa Grand Prix of Qatar, Minggu (28/3/2021) ini.
Dalam kariernya di MotoGP, Zarco kalah dalam kemenangan pertamanya dan Tech3 di MotoGP dengan selisih 0,337 detik dari Dani Pedrosa di Valencia pada 2017.
Baca juga: Bocoran Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 16, Lihat Syarat dan Daftar Prioritas
Kemudian hanya 0,251 detik dari Cal Crutchlow di Termas de Rio Hondo pada 2018.
Peralihan yang tidak menyenangkan ke KTM menyusul dan beberapa penampilan LCR Honda menjadi sia-sia sebelum Zarco diyakinkan oleh Ducati untuk mengambil peluang dengan Avintia untuk tahun 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/pembalap-motogp-johann-zarco-mengincar-kemenangan-dan.jpg)