WIKI BELITUNG

Komunitas Pecinta Ikan Hias dan Predator Belitung, Ikan Cana Belitung Mulai Jadi Tren

Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, punya ratusan persahabatan.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi |
Dok/Pribadi
Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, sedang menunjukan berbagai koleksi ikan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, punya ratusan persahabatan.

Komunitas ini, sudah terbentuk pada awal tahun 2019 lalu. Pencentus komunitas ini, Jefri dan Nandus yang memiliki hobby memelihara ikan hias dan predator.

Kedua orang tersebut berani membentuk komunitas ini, lantaran yang memiliki hobby memelihara ikan. Kali pertama terbentuk komunitas ini, membuat group media sosial (medsos).

Member pada group Facebook dibuat oleh komunitas ini, mencapai 2.000 orang, tetapi yang aktif ada sekitar 200 orang, dan sering berkomunikasi cara memelihara ikan hias, hingga mengobati ikan sakit.

"Nah kebetulan kalau saya ini sudah dari kecil hobby memelihara ikan. Kami buat group itu, dan sampai sekarang menjadi komunitas," kata Jefri pada dialog ruang kita Pos Belitung, Kamis (1/4/2021).

Ratusan orang tergabung pada komunitas itu, memiliki berbagai ikan hias dan predator.

Komunitas ini tidak mematok jenis ikan apa harus dipelihara.

"Jadi bebas, yang penting satu hobby. Kami kalau sudah bertemu satu hobby, dan komunitas ini terbuka kepada siapa saja, silahkan yang punya satu hobby, ingin bergabung tidak masalah," ucapnya.

Bergabung ke komunitas ini, kata dia, tentu sangat menguntungkan. Terutama berbagai pengalaman bisa dibagikan kepada sesama penghobi, dan bisa mengetahui tentang cara memelihara ikan hias dan predator yang baik.

"Malah dulu ada yang tidak berani pelihara ikan lohan, karena harga mahal. Nah setelah bergabung di komunitas ini, malah sekarang lohannya semakin banyak," jelasnya.

Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, sedang menunjukan berbagai koleksi ikan.
Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, sedang menunjukan berbagai koleksi ikan. (Dok/Pribadi)

Ikan Cana Jadi Tren Baru

Di Kabupaten Belitung, sekarang ini sedang ada tren baru tentang jenis ikan. Ada ikan lokal sekitar satu tahun belakang buming dan nama ikan tersebut cana.

Ikan ini hampir sama seperti ikan gabus, namun ada beberapa point menjadi perbedaan.

Sifat ikan ini, teritorial dan saling membunuh antara satu sama lain. Namun saat ingin kawin, ikan ini mencari pasangan, sehingga bersahabat.

"Ini bukan ikan baru sebetulnya dan sangat banyak sekali. Apalagi di Belitung Timur itu sangat banyak, biasa orang Belitung menyebut ampo pelawan," kata Nandus pada acara dialog ruang kita kepada Pos Belitung, kamis (1/4/2021).

Ikan cana memiliki berbagai jenis. Ada jenis cana maru, cana maru, cana bensanes, cana busius dan cana limbakau. Ukuran cana ini tidak bisa besar, maksimal 18 sentimeter (cm). Ikan predator ini baru diketahui memiliki nilai harga cukup tinggi, pada awal April 2020 lalu.

"Awalnya saya mengetahui dari YouTube, dan itu sempat booming di Yogyakarta.Saya lihat seperti ikan lokal Belitung, tapi yang booming itu cana maru, dan sempat ditawar seharga Rp 60 juta," ucapnya.

Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, sedang menunjukan berbagai koleksi ikan.
Komunitas pecinta ikan hias dan predator Belitung, sedang menunjukan berbagai koleksi ikan. (Dok/Pribadi)

Namun untuk ikan cana di Belitung, cana labirin. Pemeliharaan ikan ini tidak begitu repot, cukup mengganti air secara rutin setiap minggu.

"Ini bagus nya di aquarium, dan jangan lupa bagian atas aquarium itu harus ditutup, agar tidak lompat. Gantia air juga tidak boleh langsung, harus setengah aquarium dibuang, terus ditambah air baru, agar PH air nya tidak berubah," jelas Nandus.

Makanan ikan ini, bisa berupa cacing tanah, jangkrik, ulat dan pelet. Namun kondisi makanan itu, harus disesuaikan dengan kondisi besaran mulut ikan tersebut.

"Jadi harus di potong-potong dan populasi nya sangat banyak sekali di Pulau Belitung ini. Banyak orang Belitung tau tentang ikan ini, tapi ternyata nilainya bisa jutaan itu baru belakangan ini tau nya. Tapi kalau yang lokal Belitung tidak semalam cana India dan sebagainya," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved