Breaking News:

Berita Belitung

Harga Lada di Belitung Melambung dan Diprediksi Terus Naik Hingga 2022, Ini Faktor Penyebabnya

Kenaikan harga lada ini diprediksi akan terus terjadi hingga tahun 2022 mendatang.

Pos Belitung/Disa Aryandi
Petani lada di Jalan Tembus Buluh Tumbang, Desa Buluh Tumbang, Tanjungpandan, Belitung, senin (5/4/2021) ketika memanen lada. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga lada di Kabupaten Belitung terus mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir.

Saat ini di tingkat pedangang pengepul harganya mencapai Rp85.000,- per kilogram (Kg) setelah sempat turun hingga Rp 45.000,- per Kg.

Kenaikan harga lada ini diprediksi akan terus terjadi hingga tahun 2022 mendatang. Sala satu faktor kenaikan harga laga adalah produksi di pertanian menurun.

"Harga segitu (Rp 85.000,- per Kg), sekitar satu bulan belakang, dan dari awal tahun terus mengalami kenaikan dari segi harga," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Effenly kepada Posbelitung.co, Senin (5/4/2021).

Terjadi peningkatan harga lada ini, kata dia, dipengaruhi siklus disebut 7 hingga 10 tahun. Terakhir harga lada melambung tinggi pada tahun 2015 lalu di angka Rp 180.000,- per Kg.

Siklus harga lada melambung tinggi ini, hasil data dipegang olehnya, dari tahun 2006 - 2007, 1998, dan 2015. Tahun 2021 - 2022, sudah masuk pada siklus tersebut.

"Nah ini sudah mulai siklusnya terjadi. Ini tentu menjadi kabar baik bagi petani, dan saya berharap petani lada bertahan lah di lada, dan jangan sampai ditinggalkan. Agar bibit tidak habis, karena kalau di tinggal nanti sulit mencari bibit," ucapnya.

Lada Belitung memiliki kualitas baik. Pasar lada ini, ekspor ke berbagai negara. Produksi lada Belitung, hingga sekarang tetap stabil dan menjadi incaran perdagangan ekspor.

Menurut Destika, sekarang ini Pemerintah Kabupaten Belitung tetap fokus pada pengembangan petani lada. Pada tahun 2020, terdapat bantuan dana APBN melalui Pemerintah Provinsi kepada petani lada.

Bantuan itu berupa 125 hektar perluasan lahan berupa bibit. Terdapat 160 bibit lada dalam lingkup satu hektar dibantu oleh Pemerintah Pusat, berikut pupuk serta obat-obatan.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Eltjandring
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved