Breaking News:

JAGOAN Terbang Perang Dunia II Lihat Ular Sepanjang 15 Meter dari Udara, Ini Fakta Sebenarnya

Setelah lolos dari pendudukan Nazi dan bergabung dengan Royal Air Force (RAF), ia menjadi sumber inspirasi bagi Belgia.

Editor: Edi Yusmanto
War History Online
Ular kobra 

POSBELITUNG.CO - Remy Van Lierde (Remy Van Lierde) adalah seorang ahli penerbangan dalam Perang Dunia II.

Setelah lolos dari pendudukan Nazi dan bergabung dengan Royal Air Force (RAF), ia menjadi sumber inspirasi bagi Belgia.

Ia menjadi terkenal dengan menembak jatuh puluhan roket V-1.

Setelah perang, ia mengemban beberapa perintah penting, termasuk menjadi asisten Raja Leopold III dan menjadi pilot uji coba.

Itu adalah salah satu misinya kemudian di mana ia diduga menemukan ular setinggi 15 meter di Kongo Belgia.

Siapa pilot yang luar biasa ini, dan apa yang dia lihat hari itu?

Perang Dunia II di Belgia

Ketika ia bergabung dengan Angkatan Udara Belgia pada tahun 1935 ia awalnya dilatih untuk menjadi pengamat, dan kemudian memulai pelatihan pilot.

Ketika Jerman menyerbu pada Mei 1940, ia memiliki sedikit peluang untuk melawan.

Van Lierdes terluka dan ditangkap ketika biplan usang miliknya ditembak jatuh.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved