JAGOAN Terbang Perang Dunia II Lihat Ular Sepanjang 15 Meter dari Udara, Ini Fakta Sebenarnya

Setelah lolos dari pendudukan Nazi dan bergabung dengan Royal Air Force (RAF), ia menjadi sumber inspirasi bagi Belgia.

War History Online
Ular kobra 

Dia tiba di Inggris pada 22 Juli, tetapi sebagai warga negara asing, dia harus menjalani masa penahanan dan interogasi masa perang.

Setelah enam minggu birokrasi, dia diizinkan bergabung dengan RAF Volunteer Reserve pada bulan September.

Dengan RAF

Berkat pengalaman terbangnya sebelumnya, Van Lierde bisa bertempur setelah periode pelatihan yang relatif singkat.

Setelah tiga bulan belajar bagaimana menerbangkan Spitfires, ia ditugaskan ke Skuadron No. 609.

Skuadron 609 adalah rumah bagi banyak ekspatriat lainnya, termasuk sejumlah orang Belgia.

Pada tanggal 27 Agustus 1944, Van Lierde dipromosikan menjadi Pemimpin Skuadron dan memimpin Skuadron No. 164.

Pascaperang

Waktu Van Lierde dengan RAF berakhir pada tahun 1946 ketika ia ditugaskan ke Angkatan Udara Belgia sebagai mayor pada bulan Juni.

Dia memegang sejumlah posisi di Angkatan Udara Belgia selama bertahun-tahun, tetapi yang paling terkenal terjadi pada tahun 1953, ketika dia ditunjuk untuk Grup Operasi Kepala Staf dan ketika dia menjadi asisten mantan Raja Leopold III.

Kisah Ular

Pada 1980 Van Lierde pergi ke acara televisi Inggris 'Mysterious World.'

Saat itulah, ia bertemu dengan ular raksasa yang lebih besar daripada yang pernah diamatinya.

Selama perkunjungan itu, Van Lierde mengklaim bahwa ia melihat ular itu saat terbang di atas Kongo dengan helikopter.

Dia menggambarkan ular itu memiliki panjang 15 meter dengan rahang segituga.

Sumber: Intisari
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved