Breaking News:

Tragedi Berdarah di Koja, 3 Satpol PP Tewas Puluhan Warga Luka, Dipicu Sengketa Lahan Mbah Priok

Pemerintah DKI mengklaim bahwa makam itu berdiri di atas lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dan dibantah pewaris mbah priok

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Seorang peziarah keluar dari area makam Habib Hasan Al Haddad atau Mbah Priok yang berada di dekat terminal peti kemas PT Pelindo II, Koja, Jakarta Utara, Senin (8/3/2010). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, -- Sebuah komplek pemakaman berdiri di tengah masyarakat Jakarta Utara, khususnya Koja, Tanjung Priok.

Komplek pemakanan ini dikenal dengan Mbak Priok atau juga disebut sebagai Habib Hassan Al Haddad.

Tokoh Mbah Priok ini dipercaya masyarakat dan menjadi tokoh yang dikeramatkan.

Komplek pemakaman ini tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin berziarah. 

Makam Mbah Priok ini terletaka tepat di Jalan Jampea No. 6, Koja.

Masyarakat dari berbagai daerah datang berduyun-duyun ke sana

Mereka melakukan doa bersama dan memberi penghormatan kepada sosok yang dikenal berjasa dalam menyebarkan agama Islam tersebut.

Tragedi Berdarah di Koja

Namun, pada 14 April 2010 terjadi sebuah peristiwa berdarah di sekitar makam keramat itu.

Bentrokan terjadi antara warga dan petugas keamanan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta aparat TNI dan Polri.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved