Ramadhan 2021
1.400 Polisi di New York Ternyata Muslim, Polwan Diperbolehkan Pakai Jilbab saat Bertugas
Imam Syamsi Ali menceritakan kalau umat Islam di AS adalah muslim yang dewasa, termasuk dalam menyikapi berbagai perbedaan
Membalik stigma di AS menurutnya bukan hanya harus dilakukan dengan kata-kata atau ceramah yang berapi-api, namun dengan praktik.
Seperti melakukan dialog antar umat beragama yang salah satu caranya dengan membagikan makanan kepada orang miskin, bekerja sama dengan kelompok agama lainnya.
“Satu program nusantara di AS ini apa yang disebut midnight run, lari tengah malam, yang maksudnya membagi-bagikan makanan setelah tengah malam kepada homeless di kota New York,” ujarnya
Menurut Imam Syamsi Ali dakwah bukan hanya bisa dilakukan dengan ceramah yang efeknya hanya 10-15 persen, namun selebihnya adalah menunjukkan ketauladanan.
Maka menurutnya jika ingin merubah persepsi orang lain tentang Islam, umat Islam itu sendiri harus merubah dirinya masing-masing.
“Artinya kedewasaan umat Islam di AS. Sehingga kelompok radikal itu akhirnya termarjinalkan dengan sendirinya,” ujarnya.
Baca Berita Lainnya Tentang Ramadhan 2021
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Imam Syamsi Ali: 1.400 Muslim Jadi Anggota Kepolisian New York, Polwan Berjilbab Tak Masalah,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/imam-masjid-islamic-center-of-new-york-muhammad-syamsi-ali.jpg)