Info Kesehatan
9 Makanan Penurun Asam Lambung Aman Dikonsumsi Tanpa Efek Samping!
Makanan obat untuk asam lambung pasti sangat dicari-cari oleh Anda. Namun, kini Anda tak perlu khawatir lagi soal makanan untuk obat asam lambung.
Berdasar penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Enviromental Science and Health, mengonsumsi jus lidah buaya terbukti bisa membantu mencegah lonjakan asam lambung karena komponen anti-inflamasinya.
9. Yogurt
Penderita asam lambung selama ini mungkin lebih memilih menghindari konsumsi yogurt karena memiliki rasa asam yang dikhawatirkan akan memperburuk keadaan.
Namun, yoghurt justru memiliki efek yang baik untuk penderita asam lambung karena sudah difermentasi.
Kandungan bakteri asam laktat di dalamnya justru dapat menenangkan lambung, sehingga bisa memberi efek nyaman pada penderita asam lambung.
Namun, dalam mengonsumsi yogurt jelas harus sesuai kebutuhan.
Konsumsi yogurt secara berlebihan, apalagi dalam kondisi perut yang kosong, bisa saja berpotensi menyebabkan peningkatan asam lambung.
Selain mengonsumsi makanan di atas, penderita asam lambung juga perlu menghindari kebiasaan yang dapat memicu kenaikan asam lambung, seperti merokok, minum alkohol, termasuk tidur setelah makan.
Jika berbagai cara tersebut tidak membantu dalam meredakan gejala asam lambung, jangan menunda untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Manfaat Air Rebusan Jahe
Jahe rupanya bukan hanya bisa menjadi makanan untuk obat lambung saja loh.
Sebab jahe juga bisa diolah menjadi air rebusan dan bisa memberikan Anda empat manfaat.
Dilansir dari Grid.id, melalui laman Good House Keeping, inilah manfaat air rebusan jahe bagi tubuh.
1. Meredakan mual
Jika merasa mual, maka konsumsi air rebusan jahe adalah hal tepat.
The Mayo Clinic menjelaskan jahe sebagai cara yang bermanfaat untuk mengatasi mual di pagi hari dan mual akibat kemoterapi.
"Apa yang jahe akan bantu lakukan adalah mempercepat pengosongan perut, sehingga hal-hal dapat mengalir dari perut ke usus kecil dengan lebih efisien," jelas Lisa Ganjhu, DO, ahli gastroenterologi dan profesor kedokteran di NYU Langone Health.
2. Meredakan nyeri haid
Jahe akan membantu mengurangi nyeri kram menstruasi, ini hasil uji klinis acak tahun 2015 yang diterbitkan dalam Archives of Gynecology and Obstetrics.
Penelitian tambahan menunjukkan bahwa jahe lebih efektif dalam menghilangkan rasa sakit daripada plasebo saat dikonsumsi selama tiga atau empat hari pertama siklus haid.
3. Menyeimbangkan gula darah
Mengkonsumsi 3 gram jahe bubuk per hari membantu pasien diabetes menyeimbangkan indeks glikemik dibandingkan dengan plasebo, ini menurut sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Complementary and Integrative Medicine.
4. Mengurangi risiko penyakit kronis
Jahe bersama dengan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, mengandung fitonutrien dalam jumlah tinggi.
Senyawa seperti antioksidan ini dapat membantu melawan peradangan kronis.
Fitonutrien yang terkandung dalam jahe dapat membantu mengurangi respons peradangan dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan DNA.
Nah, selama menjalani puasa, kita bisa mengonsumsi air rebusan jahe saat sahur.
Mengutip laman Bobo.id, sensasi hangat dari jahe cocok dikonsumsi saat sahur.
Air jahe akan memberikan sensai hangat, nyaman, dan meningkatkan imun tubuh.
Anda hanya memerlukan sekitar 5 cm jahe, 300 ml air, 1 batang serai, 3 cm kayu manis, dan 1 buah gula merah.
Untuk mengolahnya, rebuslah air hingga mendidih, lalu potong atau parut jahe dan masukkan semua bahan ke dalam air.
Rebus sekitar 15 hingga 20 menit hingga aromanya menguat.
Sebelum dikonsumsi, Anda dapat menyaringnya terlebih dahulu agar lebih nikmat.
(*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Grid.id dengan judul Makanan untuk Obat Asam Lambung, Cukup dengan Konsumsi Irisan Jahe Rasa Sakit Pasti Langsung Berkurang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-untuk-obat-asam-lambung.jpg)