Korea Utara Ngeri Lihat Kejahatan Israel, Anak-Anak Palestina Dibunuh, Gaza Seperti Tempat Pejagalan
Setelah membantai warga sipil dan anak-anak di Jalur Gaza Palestina, Israel kata Korea Utara mau menutupi kejahatannya terhadap manusia
POSBELITUNG.CO -- Kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza rupanya membuat Korea Utara geram.
Yang mengerikan menurut pihak Korea Utara, kejahatan yang dilakukan oleh Israel sangatlah kejam.
Warga sipil dan anak-anak tanpa ampun dibunuh dengan rudal.
Korea Utara yang dikenal keras, tak memperlakukan anak-anak seperti yang dilakukan oleh Israel.
Konflik kekerasan antara Israel dan Palestina di Gaza ini pun kemudian dikutuk oleh pemerintahan Korea Utara.
Baca Berita Lainnya:
• Hutang PLN Capai Rp500 Trilliun, Terungkap Buat Biayai Program Jokowi, Erick Tohir Ambil Langkah Ini
• Oknum ASN Digerebek Selingkuh, Istri Tak Tahan Lagi Akhirnya Lapor Polisi, Terungkap Kerap Kepergok
Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (4/6/2021), Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan "kejahatan mengerikan Israel membunuh anak-anak seperti tunas, belum berkembang, merupakan tantangan berat bagi masa depan umat manusia dan kejahatan terhadap kemanusiaan."

"Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa seluruh Jalur Gaza telah berubah menjadi rumah jagal manusia yang besar dan tempat pembantaian anak-anak," lanjut kementerian tersebut.
"Segera setelah pemboman berakhir, (Perdana Menteri Israel) Netanyahu dan pihak berwenang Israel berusaha menyembunyikan kejahatan mereka membunuh bahkan anak-anak," bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Newsweek dan MSN.
Lebih lanjut, Korea Utara menyebut media internasional turut mengecam Israel karena terus membunuh anak-anak Palestina.
Israel juga disebut menyebabkan warga Palestina terusir dan melakukan tekanan pada kepercayaan.
Pernyataan dari Korea Utara ini muncul pada 4 Juni lalu.
Itu bertepatan dengan peringatan Hari Internasional Anak-anak Tak Bersalah Korban Agresi (International Day of Innocent Children Victims of Aggression).
Baca Berita Lainnya:
• Benjamin Netanyahu Dikhianati, Naftali Bennett Calon PM Israel, Nasib Palestina Bakal Tambah Parah
Peringatan ini ditetapkan PBB untuk menandai agresi Israel terhadap korban anak-anak di Palestina dan Lebanon pada Agustus 1982.