Breaking News:

Eksklusif Game Online

Ciri-ciri Kecanduan Game Menurut Psikolog/Direktur Growth Psychological Center, Eis Masitah

Maraknya penggunaan gadget pada anak dan remaja yang tidak disertai dengan aturan yang jelas, hal ini dapat membuat anak berisiko pada adiksi.

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Jaryanto
DOK. PRIBADI/EIS MASITAH
Psikolog/Direktur Growth Psychological Center Eis Masitah MPsi 

Ciri-ciri Kecanduan Game Menurut Psikolog/Direktur Growth Psychological Center, Eis Masitah

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Banyak orang tua yang merasa khawatir karena anak-anak yang sudah terlibat secara aktif untuk menggunakan gadget entah untuk bermain game online atau sebatas melihat-lihat Youtube.

Maraknya penggunaan gadget pada anak dan remaja yang tidak disertai dengan aturan yang jelas, hal ini dapat membuat anak berisiko pada adiksi atau kecanduan salah satunya adalah game online.

Permainan dalam game online dapat membuat anak terjebak pada putaran kompulsif, dimana anak terlibat menjadi pemain untuk mencapai tujuan, mendapatkan reward kemudian pemain bermain kembali menggunakan reward untuk mencapai tujuan berikutnya dan begitu seterusnya.

Hal ini dapat merangsang otak untuk melepaskan dopamin yang diartikan oleh otak sebagai rasa senang.

Baca juga: Bocah Top Up Game hingga Ratusan Ribu

Pelepasan dopamin inilah yang menyebabkan beberapa orang terobsesi untuk mencari kesenangan lebih banyak lagi dengan melakukan hal yang sama secara terus menerus.

Perilaku yang terus berulang seperti ini akan menjadi perilaku kompulsif yang akhirnya menjadi gaming disorder.

Kapan seseorang dikatakan kecanduan game? Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, Fifth Edition (DSM-5) menyebutkan bahwa seseorang mengalami gaming disorder ketika terdapat ciri-ciri sebagai berikut.

Pertama, keasyikan bermain permainan daring, akan sangat sering memikirkan permainan sebelumnya atau menantikan permainan selanjutnya. Permainan daring menjadi aktivitas utama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Santri Tewas Kesetrum saat Main Game Online Sambil Cas HP

Kedua, gejala putus ketika permainan dihentikan, dapat berupa sensitivitas meningkat, mengalami kecemasan atau kesedihan yang berlebihan.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved