Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Optimis Target Investasi Rp 550 Miliar Tahun 2021 Tercapai

Pemkot Pangkalpinang menargetkan investasi di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2021 sebesar Rp 550 miliar.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fitriadi
Dok/Bangkapos.com
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil memotong tumpeng saat grand opening Pizza Hut di eks Gedung Hamidah Pangkalpinang, Senin (27/7/2020). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Pemkot Pangkalpinang menargetkan investasi di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2021 sebesar Rp 550 miliar.

Sementara itu total dana investasi yang masuk ke Kota Pangkalpinang data dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang hingga Desember 2020 lalu mencapai Rp2 Triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Yan Rizana optimis target investasi pada 2021 melebihi target.

Yan Rizana menjelaskan, investasi sebetulnya ada dua yaitu ada nilai investasi dan realisasi investasi.

Nilai investasi bisa diketahui apabila di dalam membuat perizinan  investor membuat rencana investasi. Sementara direalisasikannya itu belum tentu sama.

"Misalnya investor membuat renacana investasi Rp1 Miliar tapi direalisasi saat itukan belum tentu segitu, kan nanti mereka bangun apa, dan tambahan apa lagi nah itu namanya realisasi investasi. Nah untuk target nilai investasi kita tahun 2021 ini kurang lebih Rp550 Miliar berdasarkan RPJMD kita," ungkap Yan kepada Bangkapos.com, Jumat (9/4/2021).

Berkaca dari tahun lalu, Yan tetap akan optimis target investasi tersebut akan terealisasi bahkan melebihi.

"InshaAllah kita tetap harus optimis dan bekerja bersama, untuk nilai investasi segitu kan orang yang merencanakan untuk berinvestasi semoga saja kita doakan akan banyak lagi yang baru nantinya, kami tetap optimis tercapai dan semoga lebih dari target kalau tahun kemarin segitu," sebutnya.

Selain itu hadirnya ritel-ritel modern di Kota Pangkalpinang juga menambah nilai investasi, hingga menambah lapangan pekerjaan bagi warga Provinsi Bangka Belitung khususnya Kota Pangkalpinang.

"Jumlah investor tahun 2019 sebanyak 542 Jumlah investor tahun 2020 sebanyak 255. Kalau jumlah investor tergantung nilai investasi yang ditanamkan, makanya nilai investasi yang ditanamkan lebih dominan di bandingkan jumlah investor," ujarnya.

Kata Yan, ia akan mengusahakan agar target investasi tersebut melebihi target seperti tahun 2020.

"Kita akan mendorong pelimpahan seluruh kewenangan perizinan yang masih ada pada OPD teknis ke DPMPTSP dan Naker, melaksanakan regulasi pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal yangg sudah ada perda dan perwakonya, melaksanakan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) seratus persen," ujarnya.

Tak hanya itu, menurutnya memperbaiki SOP perizinan sehingga sinkron dengan regulasi diatasnya juga hal penting yang harus dilakukan.

"Memperbanyak SDM berkualitas untuk mendukung teknis di lapangan, memperbaiki sarana dan prasarana perizinan, meningkatkan kan kualitas pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi dengan stakeholder, sangat penting untuk pencapaian target tersebut," kata Yan Rizana.

Dia menuturkan, sesuai dengan mekanisme dan prosedur layanan pertanggal 01 Oktober 2019 lalu, pelayanan investasi sudah melakukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan seluruh perizinan sudah melalui Online Single Submission (OSS).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved