Rencana Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam Ditunda, Ini Kata Molen
Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang terancam dibatalkan oleh Kementerian Perhubungan. Penyebabnya karena tidak cukup anggaran.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fitriadi
POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, terancam batal.
Padahal rencana pengembangan pelabuhan ini telah disetuju Kementerian Perhubungan.
Pelabuhan tersebut rencananya akan dikembangkan pada tahun 2021 ini.
Tapi rencana itu terancam dibatalkan dibatalkan oleh Kementerian Perhubungan karena tidak cukup anggaran.
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil atau biasa disapa Molen mengatakan, Pemkot Pangkalpinang tetap mengupayakan agar pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam dapat telaksana.
Kata Molen, sebetulnya bukan keterbatasan anggaran, tapi karena kedalaman air di Pelabuhan Pangkalbalam saja yang masih kurang.
"Sebetulnya bukan karena kekurangan anggaran, tapi karena kedangkalan air di Pelabuhan Pangkalbalam itu, sidementasinya terlalu tinggi dangkalnya sampai dua meter kedalaman itu minimal 7 meter atau 10 meter," ungkap Molen kepada Bangkapos.com, Rabu (23/6/2021).
Dengan demikian Molen menyebut, hal tersebut menjadi pertimbangan Kementerian Perhubungan untuk mengembangkan pelabuhan tersebut.
"Sampai saat ini jawaban resmi dari Kementerian belum ada secara lisan, tapi mereka sudah menyampaikan kemungkinan besar itu dipending dulu," bebernya.
Molen menuturkan, pihak Pemkot Pangkalpinang sudah menghadap langsung ke Kementerian Perhubungan agar pengembangan pelabuhan tersebut tetap dilaksanakan.
"Insya Allah tetap kita kerjakan pekerjaan ini, kita masih berupaya bekerja keras untuk Pelabuhan Pangkalbalam. Tidak jadi sekarang, tahun depan. Tahun depan belum juga, tahun sekali laginya tetap kita upayakan," tegasnya.
Dia berharap, pembangunan pelabuhan terus berlanjut dan perhatian pemerintah pusat serta kerja sama dengan pihak ketiga agar dapat membangun pelabuhan yang menjadi kebanggaan semua masyarakat.
"Ini akan jadi pendongkrak, triger ekonomi di pulau Bangka Belitung kita ini," sebutnya.
Sebelumnya, Pemkot Pangkalpinang sudah menghibahkan aset tanah seluas 4,5 hektar untuk proses pengembangan kawasan Pelabuhan Pangkalbalam dan pengembangan di sekitar kawasan Jembatan Emas.
Menurutnya, Pelabuhan Pangkalbalam saan ini kurang efektif karena terbatas oleh buka-tutup Jembatan Emas dan kondisi pasang surut air laut.
"Terlebih ketika kondisi air laut surut, kapal akan sulit bersandar dan harus menunggu kondisi air laut pasang. Makanya kami berupaya untuk pengembangan pelabuhan baru ini, langsung ke laut lepas, tidak lagi menunggu pasang surut air laut. Jadi antrean kapal tidak lama," jelasnya.
Molen mengatakan, pembangunan pelabuhan Pangkalbalam saat ini memang jadi skla prioritasnya.
"Pembangunan Pelabuhan ini merupakan skala prioritas kami, karena dengan pelabuhan ini lah besar daya ungkit ekonomi kita nantinya," kata Molen.
Dia menyebutkan, dengan adanya pelabuhan Pangkalbalam yang baru nantinya ia yakin multiplayer efeknya nanti sangat besar.
Sebelumnya, skema pembiayaan juga telah dilakukan melalui APBN murni pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp 150 miliar dan dilanjutkan hingga 2022 mendatang, dengan bersifat multiyears.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, Zanuari mengatakan, belum ada pembatalan terkait pembangunan Pelabuhan Pangkalbalam.
Menurutnya, gubernur sedang berusaha beraudiensi dengan pihak Kementerian Perhubungan dan akan kembali bertemu dengan Dirjen Perhubungan Laut dan PT Pelabuhan Indonesia dalam waktu dekat.
"Karena biaya besar, hanya itu, tetap gubernur ke Jakarta soal Pangkalbalam ini. Ini masih dibahas dijadwalkan kembali oleh Dirjen Perhubungan Laut dengan Pelindo untuk bahas lebih lanjut dalam waktu dekat ini," jelas Zanuar kepada Bangkapos.com, Senin (21/6/2021).
Dia menjelaskan, pemerintah daerah terus berjuang agar pembangunan Pelabuhan Pangkalbalam untuk terus dapat dilakukan pengembangan.
"Kalau hilang dibatalkan belum juga, masih ada pembahasan lagi, gubernur masih akan audiensi lagi," katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/aktivitas-bongkar-muat-barang-di-pelabuhan-pangkalbalam.jpg)