Lifestyle

Hindari Gaya Hidup Seperti Ini Kalau Tidak Mau Stroke Mengintai!

Seperti yang telah dibahas, diabetes meningkatkan risiko terkena stroke, terutama karena efek merusaknya pada pembuluh darah kecil.

Tayang:
Editor: Rusaidah
The Health Site
Kelebihan berat badan, salah satu risiko penyebab stroke. 

Faktor risiko adalah perilaku atau sifat yang membuat kita lebih rentan untuk mengembangkan penyakit atau kondisi.

Memiliki satu atau lebih faktor risiko tidak berarti bahwa kita pasti akan mengembangkan suatu kondisi, tetapi itu pasti berarti bahwa kita lebih rentan untuk mengembangkannya.

Stroke dapat menyebabkan dampak yang parah. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah kecil namun efektif yang dapat mencegah kemungkinan terkena stroke.

Berikut adalah 5 faktor risiko terkait gaya hidup yang dapat dimodifikasi atau diubah untuk menghilangkan kemungkinan terkena stroke.

1. Merokok

Merokok adalah penyebab kematian dini yang paling dapat dicegah. Ini mengentalkan darah dan menyebabkan plak menumpuk di dalam dinding arteri.

Hal ini menyebabkan penyumbatan dan dengan demikian menyebabkan stroke. Berhenti merokok adalah salah satu perubahan gaya hidup paling penting yang dapat kita lakukan untuk mengurangi risiko terkena stroke.

2. Berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas adalah penyebab utama berkembangnya hipertensi dan diabetes, dua faktor risiko utama untuk stroke.

Ketika kita menambah berat badan, metabolisme tubuh berubah dan dengan demikian menciptakan masalah seperti kolesterol tinggi dan kelebihan sirkulasi lipid.

Seiring waktu, ini merusak pembuluh darah yang ada di otak dan jantung. Ini meningkatkan peluang terkena stroke.

Berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan yang tepat penting untuk menjaga berat badan.

3. Diabetes

Seperti yang telah dibahas, diabetes meningkatkan risiko terkena stroke, terutama karena efek merusaknya pada pembuluh darah kecil.

Seseorang yang mempunyai diabetes memiliki kadar glukosa darah tinggi yang mengarah pada pembentukan timbunan lemak di dalam dinding pembuluh darah, yang dengan cara membatasi aliran darah dan dengan demikian menciptakan tekanan yang menyebabkan stroke.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved