Warga Kanada Gemar Minum Susu dalam Kemasan Plastik, Ternyata Ini Alasannya

Saat ini, diperkirakan setengah dari semua susu di Kanada dijual dalam kemasan kantong plastik.

Editor: Novita
pixabay.com
Ilustrasi susu 

Susu dipandang sama dengan darah, atau nanah yang ada di dalam tubuh kerbau dan sapi.

“Sehingga ketika orang-orang Jawa melihat orang-orang Eropa minum susu, mereka menganggap minuman itu adalah minuman yang menjijikkan,” ujar Fadly.

Orang Indonesia dan masyarakat Asia Tenggara tidak memahami khasiat susu, sehingga mereka tidak tahu jika susu adalah salah satu minuman yang bisa dikonsumsi.

Maka dari itu jumlah sapi perah di Hindia Belanda yang dapat menghasilkan susu dengan kualitas baik sangat rendah.

Hal tersebut mendorong Bangsa Kolonial untuk membudidayakan susu di Indonesia dengan mengimpor sapi perah dari India, Belanda, dan Australia di abad ke 19 dan 20.

Sapi perah tersebut akhirnya dibudidayakan di kawasan-kawasan bercuaca dingin.

Sapi tersebut diimpor secara bergelombang dan masuk ke kawasan yang fokus untuk membudidayakan sapi perah ini.

Salah satu daerah dan yang pertama kedatangan sapi perah impor adalah kawasan Lembang, Bandung.

Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhkan pangan orang Eropa saat itu.

Awalnya susu ditujukan hanya untuk dikonsumsi oleh bangsa Eropa bukan untuk warga lokal.

Bangsa Belanda gencar memproduksi susu agar kebutuhan pangan serta gizi orang Belanda di Indonesia kala itu tercukupi.

Susu mulai diminum oleh orang Indonesia

Orang Indonesia mulai mengonsumsi susu pada masa abad ke-19 dan 20.

Pada masa tersebut penduduk asli di wilayah jajahan Belanda, mulai meniru kebiasaan orang Belanda yang mengonsumsi susu.

Sehingga banyak orang Indonesia dari kalangan menengah ke atas, seperti kaum priayi, atau mereka yang memiliki latar pendidikan dan bisa membaca serta menerima informasi dari bahasa Belanda, perlahan mengetahui jika susu memiliki banyak kandungan gizi.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved