Warga Kanada Gemar Minum Susu dalam Kemasan Plastik, Ternyata Ini Alasannya

Saat ini, diperkirakan setengah dari semua susu di Kanada dijual dalam kemasan kantong plastik.

Editor: Novita
pixabay.com
Ilustrasi susu 

Bukan hanya susu, orang Indonesia dari kaum priayi, kaum terpelajar, dan masyarakat menengah ke atas juga mengonsumsi makanan yang merupakan olahan dari susu, misalnya keju dan mentega.

Golongan priayi atau bangsawan dan kaum terpelajar juga sengaja mengonsumsi bahan makanan yang berbahan dasar susu untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Daya tarik untuk mengonsumsi susu dan produk olahan susu juga berasal dari iklan yang sebarkan lewat media massa saat itu.

Iklan-iklan susu dan produk olahan dari susu dikemas dengan sangat menarik.

"Iklan-iklan dalam koran dan masalah ikut mempropagandakan untuk minum susu. Ketika industri periklanan sudah makin berkembang di masa akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, salah satu yang dipropagandakan dan sering dilontarkan ke media masa adalah dorongan masyarakat untuk minum susu," pungkas Fadly.

Pada saat itu sapi perah yang diimpor dari luar Hindia Belanda dimanfaatkan susunya dan disalurkan ke beberapa daerah di Hindia Belanda.
Hingga sekarang susu telah menjadi minuman atau bahan pangan orang Indonesia sehari-hari.

Namun, saat ini tingkat konsumsi susu di Indonesia rendah dan tidak setinggi di negara tetangga seperi Singapura dan Malaysia.

Fadly mengungkapkan populasi sapi perah di Indonesia pun tidak sebanyak negara lainnya seperi Jepang, yang pada dasarnya memiliki wilayah geografis lebih kecil dibanding Indonesia.

“Artinya memang setelah masa kolonial, perkembangan susu sapi perah di Indonesia tidak berkembang pesat,” kata Fadly. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Ternyata Warga Kanada Gemar Minum Susu Dalam Kemasan Plastik, Begini Penjelasannya

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved