Olimpiade Tokyo 2020

Kalahkan Pasangan Korea, Greysia/Apriyani Cetak Sejarah, Ganda Putri Pertama Maju ke Final Olimpiade

Kalahkan pasangan Korea, Greysia/Apriyani ditunggu pasangan Kim So Yeong/Kong Hee Yong dan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) di Final Olimpiade Tokyo

Tayang:
Editor: Hendra
(AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat bertanding melawan Lee Meng Yean/Chow Mei Kuan dari Malaysia pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli 2021. 

POSBELITUNG.CO - Ganda Putri Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan menyerah melawan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di 

Lee So-hee/Shin Seung-chan kalah dua set atau dua gim langsung di babak semifinal bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Pertandingan Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, di Lapangan 1 Musashino Forest Plaza, Sabtu (31/7/2021) pagi WIB.

Kemenangan ini membuat Greysia/Apriyani melaju ke babak penentuan yakni final bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu melaju seusai menang atas pasangan Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan.

Pasangan nomor 6 dunia itu menang dengan skor 21-19, 21-17 dalam laga ketat yang berlangsung hingga 71 menit.

Baca Berita Lainnya: Pebulutangkis indonesia tumbang ditentukan besok harapan akhir ada di greysiaapriyani dan anthony

Keberhasilan ini membuat Greysia/Apriyani berhasil mencatatkan sejarah untuk Indonesia.

Mereka adalah ganda putri Indonesia pertama yang berhasil menembus partai final Olimpiade.

Greysia/Apriyani praktis menjadi ganda putri Tanah Air perdana yang akan meraih medali (perak/emas) di Olimpiade.

Selanjutnya, Greysia/Apriyani akan melawan pemenang antara Kim So Yeong/Kong Hee Yong dan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) di final untuk memperebutkan emas.

Sektor ganda putri pun merupakan satu-satunya nomor di mana Indonesia masih belum berhasil mendapatkan medali emas dari cabang bulu tangkis Olimpiade.

Jalannya pertandingan

Greysia/Apriyani menunjukkan permainan ciamik pada awal gim pertama.

Pola serangan langsung berjalan bagus dan mampu merepotkan Lee/Shin yang merupakan ganda putri nomor 4 dunia ini.

Namun, beberapa kesalahan dibuat pasangan Indonesia seperti serve error dan kok yang menyangkut ke net.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved