Video

Pasien Covid-19 Sempat Dipukuli Warga Hingga Meninggal Dunia di Toba

langsung dimakamkan di Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba secara protokol kesehatan.

Penulis: Disa Aryandi |
tangkapan layar
Seorang warga Toba bernama Selamat Sianipar yang dipukuli oleh warga sekitar kediamannya, lantaran terpapar covid-19, Senin (2/8/2021) meninggal dunia, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. 

Sebelumnya , seorang pria yang positif terinfeksi Covid-19 di Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara ditolak saat melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Ironisnya, warga juga memperlakukan pria tersebut dengan tidak manusiawi

Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

"Tulang (paman) saya diikat, diseret dan dipukuli masyarakat seperti binatang," kata Jhosua, keponakan pria dalam video tersebut, saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/7/2021).

Jhosua menuturkan, mulanya sang paman terpapar Covid-19. Kemudian, pamannya menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun, masyarakat sekitar menolaknya.

"Awalnya karena tulang saya dinyatakan positif Covid-19. Kemudian isolasi mandiri di rumah, namun ada penolakan dari masyarakat setempat," kata Jhosua.

Dia pun ingin polisi dan pemerintah bergerak, menyusul adanya kasus kekerasan tersebut.  (TribunMedan.com/Posbelitung.co)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul “KABAR DUKA Selamat Sianipar Pria Terpapar Covid-19 di Toba Dipukuli Warga Akhirnya Meninggal Dunia.”

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved