Hilang Penciuman atau Anosmia setelah Vaksin, Dokter Jelaskan Sejumlah Penyebabnya

Baru-baru ini muncul pertanyaan yang mengungkapkan hilangnya penciuman pascavaksinasi.

Penulis: tidakada008 | Editor: Jaryanto
Alodokter via Tribunnews.com
Ilustrasi. 

POSBELITUNG.CO - Baru-baru ini muncul pertanyaan yang mengungkapkan hilangnya penciuman pascavaksinasi. Kondisi gangguan pada indera penciuman tersebut disebut anosmia.

Ada beberapa kemungkinan kenapa hal ini bisa terjadi. Dokter Santi menjelaskan, ketika divaksin orang tersebut sudah terinfeksi Covid-19 namun tidak ada gejala. 

Baca juga: Jenis-Jenis Diet Ini Banyak Dicari di Masa Pandemi, Ketahui Manfaat dan Efek Sampingnya

Baca juga: Efek Sering Tak Sarapan Pagi Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Risiko Kanker

Seiring berjalannya waktu gejala pun muncul. Satu di antaranya adalah anosmia. Namun ada kemungkinan lain yang terjadi yaitu terjadinya hiposmia. 

Kemungkinan lain penyebab penciuman terganggu atau hanya mencium aroma samar-samar, lanjut dr Santi, mungkin karena ada pembengkakan di dalam hidung.

"Ini mengakibatkan partikel bau tidak terkirim sinyal di otak. Bisa merasa pilek, tertutup lendir," kata dr Santi pada kanal YouTube Sonora FM, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: Jangan Panik Dulu Hidung Tak Bisa Mencium Bau, Ini 10 Penyebab Anosmia!

Baca juga: Jenis-Jenis Diet Ini Banyak Dicari di Masa Pandemi, Ketahui Manfaat dan Efek Sampingnya

Selain itu dr Santi pun memberikan kemungkinan lain yaitu, adanya kejadian ikutan pascavaksin atau KIPI.

Selain rasa nyeri atau pegal di area bekas suntikan, setelah vaksin bisa pula alami gangguan sistematik pada tubuh. 

Baca juga: Toko Kelontong Sekaligus Depot Air Minum Isi Ulang di Bebute Sijuk Ludes Terbakar

Baca juga: BIODATA Dita Karang, Penyanyi Indonesia Anggota Girl Group Asal Korea Selatan

Di antaranya seperti demam, lemas hingga flu. Pada umumnya saat demam atau flu biasa, penciuman pun akan memudar. 

Ia pun lalu menyarankan jika tidak ada gejala lain kecuali anosmia boleh dilakukan tes Covid-19.

Namun jika tidak ingin melakukan tes, maka disarankan untuk isolasi mandiri sampai gejala tersebut hilang. (*)

Berita ini telah tayang di TRIBUNNEWS.COM berjudul "Setelah Vaksin Alami Anosmia, Apa Penyebabnya? Berikut Penjelasan Dokter"

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved