Breaking News:

Berita Belitung

Sempat Krisis Oksigen, Belitung Terima Bantuan 95 Tabung Oksigen dari Yayasan Buddha Tzu Chi

Sebanyak 95 tabung oksigen berjajar di Satgas Oksigen pusat pemulihan dan karantina mandiri (PPKM) di Jalan Gatot Subroto

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Khamelia
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Tabung oksigen biru berisi masing-masing 6 ribu liter oksigen. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sebanyak 95 tabung oksigen berjajar di Satgas Oksigen pusat pemulihan dan karantina mandiri (PPKM) di Jalan Gatot Subroto, Tanjungpandan, Selasa (10/8/2021).

Tabung yang masing-masing berisi 6 ribu liter oksigen itu merupakan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi kepada Belitung yang sempat mengalami krisis oksigen.

"Kami sudah mengalami krisis oksigen dengan berbagai penyebab, seperti meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit dan pasien isolasi mandiri (isoman) yang juga memerlukan oksigen. Penyebab yang krusial yakni kerusakan mesin di produsen sehingga terjadi disparitas kebutuhan oksigen yang besar," kata Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie yang secara simbolis menerima bantuan tersebut dari Komunitas Sosial Belitung (KSB) dan Bina Bakti Belitung (BBB).

Isyak mengatakan, melalui langkah-langkah yang telah diambil KSB dan BBB beserta semua relawan, termasuk pemerintah daerah, provinsi, forkopimda, dan pimpinan negara, akhirnya Belitung bisa melampaui masa sulit krisis oksigen.

Termasuk melalui bantuan dari dermawan yang tergabung dalam Yayasan Buddha Tzu Chi yang memiliki jaringan luas, baik di Indonesia maupun di luar negeri. 

"Tentu ini menjadi penghormatan setinggi-tingginya dari kami buat mereka semua, karena kebaikan hati ini bisa membuat kami sedikit bernafas lebih lega," imbuhnya. 

Dengan demikian, maka Belitung punya waktu yang lebih cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi krisis yang akan datang. Meski tentunya, ia mengharapkan tak ada lagi gelombang kedua krisis oksigen.

Tapi mewujudkannya perlu mempersiapkan diri melalui kolaborasi yang baik dengan semua pihak. Dengan demikian, akan lebih siap menghadapi situasi tak terduga penanganan Covid-19 ini.

Menurutnya, tanpa bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi, Belitung akan sulit untuk bisa mengatasi krisis oksigen. Apalagi bukan hanya tabung oksigen, pada Senin (9/8/2021) ada 50 oxygen concentrator yang tiba di Belitung yang merupakan bantuan dari yayasan ini melalui Panglima TNI. 

Bantuan oksigen lengkap dengan regulator ini kemudian akan disalurkan oleh Satgas Oksigen PPKM berdasarkan kebutuhan darurat. 

"Ini akan diprioritaskan untuk rumah sakit, kalau mereka sudah ada yang suplai, ini bisa digunakan bagi pasien isoman. Karena banyak dari mereka yang berada pada kondisi di tengah, belum perlu ke rumah sakit, tapi di rumah sudah harus pakai oksigen. Makanya kita perlu bantu agar saturasinya stabil," ucap Isyak.

Senada dengan itu, Ketua KSB Ayie Gardiansyah menginginkan Belitung segera pulih, maka butuh bantuan dari semua elemen masyarakat dan dermawan untuk menyalurkan sebagian harta untuk membantu pandemi ini.

"Tidak terbatas pada organisasi, semua seperti itu. Kita bahu-membahu menyelesaikan permasalahan di Belitung ini. Kalau kompak dan bersatu, memikul bersama, mudah-mudahan semua ini cepat selesai," katanya.

Ia juga berterima kasih kepada para dermawan dan donatur yang mendonasikan sebagian harta. Karena tanpa mereka, aksi sosial yang dilakukan tak bisa bergerak leluasa. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved