Pacitan Berpotensi Tsunami Setinggi 28 Meter Ramai Diperbincangkan, BMKG: Siapkan Skenario Terburuk

BMKG telah mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah setempat menyiapkan skenario terburuk jika terjadi gempa dan tsunami di Pacitan

Tayang:
Editor: Hendra
Elitereaders.com
Ilustrasi Tsunami setinggi 28 meter di Pacitan akibat dari terjadnya gempa sebagaimana diingatkan oleh BMKG berdasarkan hasil penelitian dan fakta sejarah 

POSBELITUNG.CO --  Mendadak, Pacitan, Jawa Timur ramai jadi bahan perbincangan publik.

Pasalnya daerah tersebut dikabarkan berpotensi terjadi tsunami.

Yang mengerikan dan jadi bahan perbincangan, tinggi tsunami yang bakal terjadi setinggi 28 meter.

Kabar ini rupanya  tak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pasalnya menurut BMKG, Pacitan memang berpotensi terjadinya tsunami.

Baca juga: Istri Tak Pulang-Pulang, Suami Buat Sayembara, Yang Menemukan Wanita Ciri Ini Dihadiahi Rp 5 Juta

Akan tetapi kapan terjadinya tak ada yang mengetahuinya.

Namun BMKG memberikan peringatan agar masyarakat tetap waspada.

Karena Pacitan, Jawa Timur memang daerah yang rawan dengan tsunami dan gempa.

"Sebagai daerah yang berhadapan dengan zona sumber gempa megathrust, wilayah Pacitan merupakan daerah rawan gempa dan tsunami," kata Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono kepada Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

Meskipun tsunami belum terjadi, tetapi mengukur potensi tsunami sangat penting untuk merumuskan langkah mitigasi yang tepat.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati sebelumnya telah mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah setempat menyiapkan skenario terburuk jika terjadi gempa dan tsunami di daerah itu.

Skenario terburuk perlu disiapkan untuk menghindari dan mengurangi risiko gempa dan tsunami yang berpotensi terjadi di pesisir selatan Jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

"Berdasarkan hasil penelitian, wilayah Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Adapun tinggi genangan di darat berkisar antara 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4-6 kilometer dari bibir pantai," kata Dwikorita, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (12/9/2021).

Hasil monitoring BMKG

Imbauan BMKG untuk mempersiapkan langkah mitigasi bagi masyarakat bukan tanpa alasan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved