Breaking News:

Virus Corona

Virus Corona Muncul Sudah Diingatkan Pria Ini, Dikira Bohong Pejabat AS dan Donald Tump Tak Percaya

Pemerintah China mati-matian tutupi data dan info tentang virus asal Wuhan sampai sensor medsos, ketahuan pria ini lalu dituduh pembelot dibuang ke AS

Editor: Hendra
(ALEX WONG/GETTY IMAGES via AFP)
Pria asal China Wei Jingsheng mengaku sudah tahu akan ada virus dari Wuhan, dan sudah menyampaikan ke pejabat AS dan Donald Trump tetapi malah diabaikan hingga akhirnya jadi pandemi covid-19 dunia. 

POSBELITUNG.CO, WASHINGTON DC, - Bila pejabat tinggi Amerika Serikat mendengat pengakuan Wei Jingsheng pria asal China, ini virus corona atau Covid-19 tak akan terjadi seperti saat ini.

Namun pejabat tinggi Amerika Serikat tersebut malah mengabaikan pengakuan Jingsheng yang dituduh sebagai pembelot China.

Pengakuan Jingsheng ini sempat menjadi perbincangan publik.

Pasalnya sebelum virus corona menyebar secara luas hingga menjadi pandemi di seluruh dunia, Jingsheng sudah memberikan peringatan kepada pejabat tinggi Amerika Serikat.

Saat itu belum menyebutkan akan adanya virus baru yang mematikan yang datang dari Wuhan.

Pernyatan itu disampaikannya 5 bulan sebelum WHO mengatakan Covid-19 sebagai pandemi.

Wei Jingsheng mengaku menyampaikan keprihatinannya tentang situasi saat itu kepada tokoh-tokoh senior dalam pemerintahan Trump, tetapi kemudian diabaikan.

Jingsheng adalah juru kampanye demokrasi lama China, yang telah menjalani hukuman penjara karena “kegiatan kontra-revolusioner”.

Dalam sebuah film dokumenter baru yang mengejutkan, dia mengaku melakukan pendekatan ke pemerintah AS pada November 2019.

Saat itu, pembicaraan tentang “virus SARS baru” mulai beredar di WeChat dan platform media sosial China lainnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved