Breaking News:

Berita Belitung

Capaian Vaksinasi Covid-19 Lansia Rendah, Ketua Satgassus Babel Sebut Pelayanan Harus Fleksibel

Capaian vaksinasi Covid-19 kepada lansia terbilang rendah dibandingkan sasaran lain.da sebanyak 4.552 orang atau 23,23 persen yang menerima dosis.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Ketua Satgas Penanganan Khusus Percepatan Vaksinasi Covid-19 sekaligus Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Umar Dani bersama sejumlah pejabat saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Tanjungpandan, Selasa (21/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG --  Capaian vaksinasi Covid-19 kepada lansia terbilang rendah dibandingkan sasaran lain.

Berdasarkan data penerima vaksin per 20 September 2021, ada sebanyak 4.552 orang atau 23,23 persen yang menerima dosis pertama.

Padahal sejak awal vaksinasi Covid-19, lansia telah menjadi prioritas agar mendapatkan vaksin. 

Menanggapi hal ini, Ketua Satgas Penanganan Khusus Percepatan Vaksinasi Covid-19 sekaligus Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Umar Dani mengatakan vaksinasi kepada lansia memang tidak bisa kaku.

Baca juga: Wajah Muhammad Kece Bonyok Digebuki, Napoleon Bonaparte Marah, Ini Pengakuannya Ketika Agama Dihina

Baca juga: Kaget Ada Kepala Naga Kuning di Kresek Hitam, Kisah Linmas Tangkap 1 Perampok Toko Emas di Bandung

Untuk itu, pelayanan vaksinasi harus proaktif dan fleksibel. Begitu juga pada sejumlah sasaran lain seperti ibu hamil dan masyarakat umum yang rentan. 

"Intinya memberikan pelayanan vaksinasi ini, masyarakat tidak harus datang ke gerai, lihat objeknya, kalau nelayan vaksinnya di pantai atau pelabuhan, kepada pekerja tambang datang ke tambangnya," kata Umardani saat mengunjungi pelayanan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tanjungpandan, Selasa (21/9/2021). 

"Waktunya pun bisa fleksibel tidak harus siang hari, bisa sore," imbuhnya. 

Meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hingga memimpin rapat supervisi percepatan vaksinasi, ia mengapresiasi capaian vaksinasi dosis pertama di Belitung yang telah mencapai 53 persen dari jumlah penduduk.

Baca juga: Antrean BBM Tetap Panjang, Satu Pekan Terakhir Penyaluran BBM ke SPBU Alami Peningkatan

Baca juga: Balasan Istri Selingkuh Bohongi Suami, Motor Hilang Ngaku Dibegal, Kekasih Ditangkap Kini di Penjara

Apalagi Belitung termasuk daerah pariwisata sehingga percepatan vaksinasi perlu dorongan agar mencapai 70 persen dari populasi penduduk. 

"Tadi saya sudah berikan arahan yang bersifat teknis agar capaian percepatan segera diwujudkan," ungkap Umardani.

Selanjutnya, dia menargetkan akhir November seluruh penduduk yang masuk dalam sasaran vaksinasi Covid-19 sudah mendapat vaksin. 

"Masih ada dua bulan ke depan, makanya perlu kerja keras. Ketersediaan vaksinnya tidak ada masalah, tiap minggu ada dropping dari Jakarta, ini baru saja dari kepolisian baru menerima 12 ribu lebih dosis vaksin yang akan didistribusikan ke polres-polres," kata Umardani.

Saat ini di Bangka Belitung, menerima sebanyak 20.000 hingga 22.000 dosis vaksin Covid-19 setiap minggunya. Setiap kabupaten juga masih tersedia stok vaksin Covid-19. 

Sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19, Belitung kini juga memiliki tambahan lima gerai vaksin. Artinya sudah ada 15 gerai, selain di puskesmas juga kini ditambah dengan fasilitas kesehatan swasta.(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved