Breaking News:

Kasus Azis Syamsuddin

Resmi Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Kirim Surat ke Airlangga Hartarto, Mundur dari Wakil Ketua DPR

Azis Syamsuddin diduga menyuap penyidik KPK dan Advokat agar menghentikan perkara yang menjeratnya dan Wakil Ketua Umum PP AMPG

Editor: Hendra
Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari dan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap perkara. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -  Politisi Partai Golkar, Azis Syamsuddin resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap perkara di Lampung Tengah, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, Azis Syamsuddin juga mengundurkan diri dari jabatannya dari Wakil Ketua DPR RI Fraksi Golkar.

Pengunduran diri, Azis Syamsuddin ini didampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir.

Azis mengundurkan dari disampaikannya melalui surat resmi kepada DPP Partai Golkar dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Baca juga: Azis Syamsuddin Ditangkap Buat Pengalihan Isu, MAKI: KPK Mau Tutupi Keburukan Rencana 30 September

Hal itu disampaikan Adies dalam peryataan resmi DPP Partai Golkar di Kantor Fraksi Partai Golkar, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

"Partai Golkar dengan ini memberitahukan bahwa saudara Azis Syamsuddin telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 kepada DPP Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar," kata Adies.

Adies yang ditunjuk sebagai Bidang Hukum DPP Partai Golkar menjelaskan jika terkait pengganti Azis di posisi Wakil Ketua DPR akan dibahas dalam mekanisme DPP Golkar.

"Terkait dengan penggantinya, Partai Golkar akan memproses dalam waktu dekat," terangnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Muhammad Azis Syamsuddin (AZ) sebagai tersangka.

Baca juga: Azis Syamsudin Lagi Isoman Dijemput Paksa KPK, Politisi PDI-P Ini Kaget Singgung Kasus Setya Novanto

Politikus Partai Golkar itu dijerat KPK dalam kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

"Dengan telah dilakukannya pengumpulan berbagai bahan keterangan mengenai dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK melanjutkan ke tahap penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK sejak awal September 2021 meningkatkan status perkara ini ke penyidikan dengan mengumumkan tersangka AZ," ucap Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Azis diduga KPK menyuap eks penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain untuk menghentikan perkara yang melibatkan Azis dan kader Golkar yang pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado.

Suap yang diterima Robin dan Maskur dari Azis dilakukan secara bertahap, yaitu Rp200 juta, 100.000 dolar AS, 17.600 dolar Singapura, 140.500 dolar Singapura.

Baca juga: Pria Lari Terbirit-Birit Dikejar Ular Kobra, Beruntung Kuat Godaan, Waspada Wanita Penggoda Datang

Atas perbuatannya tersebut, Tersangka AZ disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Azis Syamsuddin Ajukan Surat Pengunduran Diri Sebagai Wakil Ketua DPR

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved