Breaking News:

Berita Belitung Timur

Program TMMD ke-112 Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting di Desa Kelubi Manggar

Menghitung hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 yang dilaksanakan di Desa Kelubi, Manggar, Belitung Timur usai

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Mustofa Akbar dan istrinya foto bersama balita dan ibunya dalam pelaksanaan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Kelubi, Manggar, Selasa (12/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Menghitung hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 yang dilaksanakan di Desa Kelubi, Manggar, Belitung Timur usai. Berbagai program fisik maupun non-fisik sudah dilaksanakan oleh sejak dimulai program itu pada beberapa pekan lalu.

Salah satu program non-fisik terakhir yang dilaksanakan yaitu penyuluhan pencegahan stunting pada hari ini Selasa (12/10/2021) di Posyandu Desa Kelubi, Manggar.

Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Mustofa Akbar mengatakan dipilihnya penyuluhan pencegahan stunting sebagai salah satu program karena pemahaman masyarakat tentang stunting yang kurang.

Stunting sendiri merupakan kondisi di mana balita diberi asupan gizi yang tak seimbang sehingga membuat lambat tumbuhkembang anak yang mengakibatkan anak-anak menjadi pendek.

"Pemahaman tentang stunting bagi masyarakat sangat diperlukan. Salah satu alasannya adalah perubahan paradigma dari 4 sehat 5 sempurna menjadi gizi yang seimbang. Khususnya yang memiliki balita untuk lebih memperhatikan kecukupan gizi dan pertumbuhan anak mereka masing-masing," kata Letkol Inf Mustofa di sela kegiatan.

Dia bilang pertumbuhan anak akan sangat terlihat di usia 0-2 tahun, karena itu gizi yang seimbang sangat berpengaruh terhadap mereka. Dia ingin setiap orang tua harus memastikan kebutuhan anak paling dasar tersebut di masa pertumbuhannya.

"Semoga penyuluhan ini bisa bermanfaat karena saya perhatikan warga antusias. Apalagi di masa pandemi sangat rawan kalau tidak memperhatikan tumbuh kembang anak," katanya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan terkait progress TMMD ke-112 yang dilaksanakan saat ini seluruh kegiatan sudah dilaksanakan sesuai rencana.

"Progres TMMD Desa Kelubi khususnya sasaran fisik kita di kawasan wisata Batu Begalang sudah bisa dibilang 99% selesai tinggal finishing saja. Insya Allah tanggal 14 Oktober 2021 lusa kita akan tutup kegiatan TMMD ini dan akan membuka secara simbolis akses jalan menuju kawasan wisata tersebut," ujar Dandim.

Selain pembangunan fisik jalan akses ke tempat wisata sepanjang 2,5 km dengan lebar sembilan meter, TMMD ke-112 juga membangun gorong-gorong, dua rumah bagi warga setempat yang membutuhkan, sampai pembangunan MCK di titik wisata tersebut. Sedangkan sasaran non-fisik sudah dilakukan berupa penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, protokol kesehatan, hingga serbuam vaksinasi covid-19. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved