Breaking News:

Berita Belitung

Lewar Sekaput, Belitong Geopark Youth Community Berbagi Informasi Seputar Geopark ke Pelajar

Belitong Geopark Youth Community (BGYC) mengadakan acara sekaput atau sejalur kembangkan Belitung Geopark melalui teen forum.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
IST/Dok BGYC
Acara sekaput yang digelar BGYC secara virtual via zoom, Jumat (15/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Belitong Geopark Youth Community (BGYC) mengadakan acara sekaput atau sejalur kembangkan Belitung Geopark melalui teen forum.

Pada kegiatan yang digelar secara daring, BGYC menyampaikan seputar informasi mengenai Belitong Geopark kepada pelajaran SMP/SMA di Pulau Belitung.

"Tujuan memperkenalkan geopark, apalagi Belitung sudah menyandang predikat sebagai UNESCO Global Geopark, jangan sampai ada teman-teman yang tidak tahu," kata Ketua BGYC Bintang Hermawan Putra, Jumat (15/10/2021).

Sebagai komunitas pemuda, lanjutnya, penyampaian informasi yang mereka lakukan juga menyasar anak muda Belitung. Apalagi geopark bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga pemuda.

"Adanya kami juga diharapkan bisa membantu dari sisi anak muda, terutama memperkenalkan geopark dari sisi penggunaan digital dan mengajak seusia agar semua kalangan tahu," lanjutnya.

Saat ini, BGYC beranggotakan sekitar 40 orang pemuda Belitung yang merupakan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan.

Rencananya, nanti juga akan dibentuk teen forum sebagai wadah para pelajar untuk saling berbagi informasi dan memperkenalkan geopark Belitung.

Dengan demikian semakin banyak wadah bagi anak muda agar peduli dan terlibat aktif.

Senada dengan itu, Manajer Divisi Social Media dan Content Creator BGYC Dimas Dwi Goestoro yang juga sebagai pemateri pada acara sekaput menyebut bahwa geopark prinsipnya berkelanjutan.

Sehingga lintas generasi harus bahu membahu mengembangkan geopark, terutama menjaga kelestarian alam.

"Terutama kalangan pelajar, agar mereka ikut serta geopark sehingga dapat ilmu baru tentang Belitung dan geologi, flora-fauna, sedangkan mahasiswa ini objek yang sangat bagus bahkan untuk jadi penelitian," ucapnya.

Selain mengadakan kegiatan, komunitas yang berdiri sejak 2020 lalu itu biasanya juga menjadi tempat saling bertukar informasi.

Sebelumnya, para anggota juga telah mendapatkan ilmu dari Badan Pengelola Geopark serta pihak-pihak yang terlibat langsung.

"Saat ini lebih ke praktik mengamalkan ilmu, kami sampaikan ke adik dengan bahasa milenial. Semoga ke depan makin banyak pemuda yang concern dan peduli dengan geopark Belitung," jelasnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved