Ratusan Orang Teripu Hingga Rp 63 Miliar Usai Ikut Arisan Online Bodong

Ratusan orang tertipu investasi online bodong alias fiktif dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp50 miliar.

Tribun Sumsel
Ilustrasi arisan 

POSBELITUNG.CO - Ratusan orang tertipu investasi online bodong alias fiktif dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp50 miliar.

Kasus penipuan yang berhasil dibongkar oleh Polda Kalimantan Timur ini, korbannya tidak saja berasal dari Kalimantan saja, tapi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pihak Polda Kalimantan Timur memulai penyelidikan setelah menerima banyak pengaduan para korban investasi bodong dengan modus arisan online tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, kemudian mengerucut terhadap seorang perempuan muda yang berinisial DM.

Setelah ditelusuri, tersangka berhasil diringkus berikut sejumlah barang bukti.

Tersangka kemudian diboyong ke Mapolda Kaltim untuk menjalani proses hukum yang berlaku.

Wanita kelahiran Samarinda berusia 24 tahun itu terpaksa harus meringkuk di tahanan kepolisian setelah tindak pidananya terkuak.

DM disangka melakukan tindak pidana penggelapan setelah merugikan sejumlah orang melalui strategi investasi dan arisan online yang belakangan diketahui fiktif belaka.

Tersangka menjaring para korbannya melakukan penawaran melalui platform Instagram sejak September 2020.

Ada dua2 akun bernama @beezydewii dan @arisanbeezy yang digunakan DM untuk menjaring calon-calon korbannya.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo, awal pengungkapan berangkat dari aduan salah satu korban ke Polres Berau, tepatnya pada 4 Juni 2021 silam.

"Ketika ditindaklanjuti, ternyata korbannya tidak hanya satu orang. Karena di Polda Kaltim sendiri juga ada 4 laporan yang masuk terkait keluhan yang sama," ujar Yusuf, Senin (8/11/2021).

Laporan tersebut di antaranya, lanjut dia, berasal dari Balikpapan, wilayah Jawa Tengah, Banten, dan Riau.

Totalnya kurang lebih ada 900 orang dari seluruh pelosok Indonesia.

Dari 900 orang tersebut kemudian dikelompokkan oleh tersangka ke dalam 4 grup WhatsApp dengan nama grup Investor Beezy 1 hingga 4 dengan rata-rata per grup diisi hingga sekitar 225 orang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved