Jadi Simpanan Om-om Pejabat dan Pengusaha, Mahasiswi Ini Bergelimpangan Harta, Tak Takut Dosa

Ada banyak penyebab seorang perempuan bisa berada dalam dunia hitam prostitusi, atau menjadi wanita simpanan.

Editor: Eltjandring
Tribun Bali
Ilustrasi mahasiswi jadi wanita pejabat dan pengusaha 

"Kurang tertarik tuh jualan melalui aplikasi chatting maupun media sosial," ucap Lina.

Berbekal parasnya yang cantik dan kemolekan tubuhnya, Lina berhasil menggaet pejabat dan pengusaha di tempatnya bekerja sebagai lady companion (LC) atau pemandu lagu karaoke.

Baca juga: Jangan Coba-coba Minum Rebusan Jahe Kalau Kondisi Kesehatan Begini, Bisa Bahaya Bagi Tubuh

Baca juga: Malam Pertama Pengantin Baru Ini Berantakan, Ibu Mertua Ngotot Gabung Beri Tutorial

Dari simpanan pejabat, dia memperoleh Honda HR-V dan dibekali uang Rp15 juta per bulan untuk kebutuhan sehari-hari.

Lina juga disewakan apartemen di Jakarta Pusat dengan biaya sewa Rp5 juta per bulan.

Karena secara materil terpenuhi, otomatis dia juga harus siap melayani syahwat sang pejabat, kapan pun dan di mana pun.

Pisah dari pejabat, Lina jatuh ke pelukan pengusaha batubara asal Kalimantan.

Selama 2 tahun menjalin hubungan terlarang dengan sang pengusaha, dia mendapat berbagai kemewahan.

Apartemen di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat senilai Rp50 juta langsung disewa selama setahun.

Kemudian, Lina dibelikan mobil Honda Civic dan biaya kebutuhan operasional sehari-hari Rp25 juta-Rp30 juta per bulan.

"Saya juga bisa membantu perekonomian keluarga hingga merenovasi rumah orang tua," tuturnya.

Baca juga: Janda Anak Dua Bikin Oknum Polisi Kasmaran, Istri Cerita Sambil Nangis, Suami 16 Kali Selingkuh

Tak hanya itu, dia disuruh kuliah.

"Biayanya ditanggung semua," ucapnya.

Tak seperti hubungannya dengan pejabat negara, kini Lina bukan lagi di sangkar emas.

Dia dibebaskan untuk berteman dengan siapa pun asalkan tidak berbuat macam-macam.

Lina sempat berpikir jatuh hati dengan pengusaha itu, namun langsung dibuang jauh-jauh lantaran suami gelapnya memiliki istri dan anak di Kalimantan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul: Bukan Untuk Ditiru Mahasiswi Ini Ogah Jualan, Mending Jadi Simpanan Om-om:Uang Jajan 20 Juta Sebulan

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved