Siswa SMA Negeri 2 Tanjungpandan Unjuk Kebolehan dalam Pentas Seni Sekolah

Siswa SMA Negeri 2 Tanjungpandan menampilkan aksi terbaik dalam kreativitas dan seni pada gelaran pentas seni (pensi) sekolah, Senin (22/11/2021).

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Aksi siswa SMA Negeri 2 Tanjungpandan saat tampil dalam pentas seni (pensi) sekolah, Senin (22/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Siswa SMA Negeri 2 Tanjungpandan menampilkan aksi terbaik dalam kreativitas dan seni pada gelaran pentas seni (pensi) sekolah, Senin (22/11/2021).

Para siswa unjuk kebolehan, mulai bernyanyi, menari, hingga berakting dalam pementasan teater.

Acara yang digarap para siswa dan guru ini berlangsung di halaman sekolah yang berada di Jalan Sudirman, Desa Perawas, Tanjungpandan.

Pimpinan Produksi Pensi, Muhammad Rafi, mengatakan, pensi menjadi tradisi tahunan bagi sekolah yang juga disebut Smanda ini.

Selain memberikan kesempatan menampilkan bakat seni bagi siswa, acara ini juga sekaligus pengambilan nilai mata pelajaran seni budaya serta prakarya dan kewirausahaan (PKWU).

"Acara ini juga ajang kewirausahaan, untuk menunjukkan anak SMA juga bisa berjualan," kata Rafi.

Pagelaran pensi tahun ini, lanjutnya, memang harus kembali digelar di sekolah sama seperti tahun sebelumnya karena masih suasana pandemi Covid-19.

Meski begitulah, ia tetap berharap pensi berikut yang akan dilaksanakan adik tingkatnya bisa meriah dengan diadakannya kembali di luar sekolah.

Sebagai acara yang rutin digelar, kali ini pensi di Smanda sudah 20 kali digelar.

Acara yang juga dihadiri perwakilan orang tua siswa ini, juga untuk menunjukkan kondisi sekolah kepada orang tua.

Tujuannya, agar selanjutnya orang tua bisa mendukung serta bangga terhadap sekolah anaknya.

"Tentu juga salut kepada siswa, meskipun kapasitasnya siswa sekolah tapi mampu membuat event seperti ini," ujar Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpandan, Hermiadi.

Pensi juga menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya akademik. Akan tetapi juga kreativitas dan seni yang harus didukung aktivitas yang terkait life skill , karena siswa diberikan tanggung jawab mempersiapkan kegiatan.

Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian dari beragam acara yang diadakan selama sekitar sepekan.

Pada pekan ini, sekolah tersebut menggelar lomba-lomba, mulai dari lomba rohis hingga lomba memasak dengan peserta orang tua dan siswa

"Harapannya, semakin tahun berkualitas dan dikenal lebih luas agar rasa peduli makin tajam, bagi siswa, guru, serta orang tua agar bisa memantau proses perkembangan anak-anak," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved