Molen Tak Ingin Beratkan Pelamar, Pemkot Pangkalpinang Gratiskan Rapid Antigen Peserta SKB CPNS

Rapid antigent gratis diberikan kepada seluruh peserta SKB yang mengambil formasi di Pemkot Pangkalpinang.

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fitriadi
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Peserta seleksi kompetisi bidang (SKB) bagi CPNS Pemkot Surabaya dengan hasil rapid tes reaktif menjalani tes usap (swab) usai mengikuti tes di GOR Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/9/2020). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang kembali menggratiskan rapid antigen untuk pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) nantinya.

Sebelumnya, Pemkot Pangkalpinang juga menggratiskan 5.362 pelayanan tes swab antigen untuk peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021dalam pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) kemarin.

Kebijakan rapid test antigen gratis ini disampaikan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen), .

Menurutnya,  rapid antigent gratis diberikan kepada seluruh peserta SKB yang mengambil formasi di Pemkot Pangkalpinang.

"Jadi untuk yang pelaksanaan tes rapid antigennya di Kota Pangkalpinang kita gratiskan semua, jadi sama seperti SKD kemarin kita grtiskan untuk pelamar CPNS 2021," jelas Molen kepada Bangkapos.com, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Perumahan Banjir, Wali Kota Pangkalpinang Molen Ingatkan Developer Jangan Bangun Rumah di Rawa

Baca juga: Pulau Pasir Belitong Punya Keunikan Tersendiri Hingga Setiap Saat Tidak Bisa Dikunjungi

Baca juga: Malam Pertama Cupi Cupita Jadi Sorotan, Belah Duren Ramai Komentar, Sampai Nggak Bisa Ngapa-ngapain

Kata Molen, tidak ingin memberatkan para pelamar CPNS di Pemkot Pangkalpinang, dimana sebelum dinyatakan lulus sudah terlebih dulu mengeluarkan uang.

"Kasian mereka, mungkin bagi kita uang segitu dikit, tapi ada sebagian orang dengan uang segitu bisa membantu mereka (pelamar CPNS-red) kasian merekakan mau ikut tes ini mencari pekerjaan bukan mengeluarkan duit jadi saya pikir ini sudah selayaknya kita berikan," jelasnya.

"Terlepas mereka lulus atau tidaknya, tapikan mereka sudah mau berupaya jadi kita membantunya dengan cara seperti itu," tambahnya.

Molen menegaskan, pemkot tetap menjamin transparansi pelaksanaan seleksi CPNS 2021 sejak awal.

"Jadi kami dari awal sampai hari ini tetap menjamin transparansi pelaksanaan tes ini, kita juga bekerjsama dengan pihak BKN dan saat tes itu langsung keluar hasilnya tidak ada yang namanya selipan disisni," tegasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang Erwandy mengatakan, ada total 509 peserta tes SKB CPNS 2021 di Pemkot Pangkalpinang.

Namun, hanya ada 418 yang pelaksanaan tes di UPT BKN Kota Pangkalpinang sementara 91 orang tes di luar Kota Pangkalpinang.

"Rapid antigen digratiskan Pemkot Pangkalpinang berdasarkan data titik lokasi  yang dilakukan peserta SKB, untuk tes yang dilaksanakan di UPT BKN Pangkalpinang sebanyak 418 orang peserta, sedangkan 91 orangnya di luar Kota Pangkalpinang," ungkap Erwandy.

Kemudian, satu orang pelaksanaan tes di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Taiwan.

"Satu orang pelaksanaanya di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Taiwan sebab dia bekerja di sana formasi Ahli Pratama Perawat di RSUD Depati Hamzah," sebutnya.

Kata Erwandy, untuk pelaksanaan rapid antigent nantinya masih sama seperti saat pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) kemarin, pemeriksaan dilakukan di puskemas masing-masing.

"Nanti seperti SKD kemarin, akan kita jadwalkan di Puskesmas masing-masing, agar tidak terjadi kerumunan disatu tempat. Masih kita susun dulu penjadwalannya," kata Erwandy.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved