Breaking News:

Ditlantas Polda Bangka Belitung Bakal Razia Kendaraan yang Pakai Plat Bodong

Razia atau penertiban ini, lanjut Deddy, dilakukan dengan metode atau sistem berburu di jalan raya (hunting) ataupun saat bertugas di jalan raya.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Novita
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Ditlantas Polda Babel mengamankan kendaraan roda empat yang menggunakan nomor polisi tidak standar atau akrilik. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung akan merazia, menertibkan hingga menilang kendaraan bermotor yang menggunakan plat atau nomor polisi (nopol) bodong alias palsu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Bin Ops Ditlantas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Deddy Dwitya Putra.

Menurut Deddy, pihaknya akan merazia kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, yang menggunakan nomor polisi yang tidak bisa dibaca, disingkat, diputihkan seluruhnya, dihitamkan seluruhnya, diubah menggunakan nopol palsu, hingga diubah dengan menggunakan singkatan nama pemilik.

"Kami sudah memulai melakukan razia, khususnya nopol yang diubah dan tidak lagi standar. Contohnya, seperti tulisan atau angka yang diganti menjadi akrilik, disingkat-singkat dengan nama pemilik, bahkan ada juga yang menghitamkan seluruh plat nomor sehingga sulit diketahui," jelas Deddy, Jumat (14/1/2022).

Menurut Deddy, hal ini tidak dibenarkan dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor, agar dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan dan menghindari pelanggaran-pelanggaran di jalan raya.

Razia atau penertiban ini, lanjut Deddy, dilakukan dengan metode atau sistem berburu di jalan raya (hunting) ataupun saat bertugas di jalan raya.

"Razianya kami lakukan dengan hunting, tetapi jika ada pelanggaran yang ditemukan di lapangan maka akan ditindak langsung," ujarnya.

Dia menyebu, spesifikasi yang diberlakukan secara legal terhadap nomor polisi, yakni berbentuk segi empat dengan warna dasar hitam dan tulisan serta angka berwarna putih.

Selain itu, nomor polisi juga harus disesuaikan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dikeluarkan secara resmi oleh Samsat.

"Jika ada yang memasang dengan tidak sesuai, ya akan ditindak langsung di lapangan. Sanksinya adalah dengan mengganti langsung plat nopol ke asli. Jika tidak, maka akan kami tilang," tegasnya.

Setidaknya hingga kini pihaknya telah mengamankan sejumlah kendaraan dan berhasil melakukan penilangan terhadap sedikitnya belasan hingga puluhan kendaraan dan nopol.

Sebelum ditilang ataupun ditangani oleh Ditlantas Polda Babel, Deddy mengingatkan kepada seluruh pengguna kendaraan bermotor agar memastikan kondisi nomor polisi yang dipasang telah sesuai dengan spesifikasi yang benar dan sesuai STNK. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved