Cara Mencegah Hepatitis Akut Pada Anak, Kenali Gejalanya dan Jangan Panik Berlebihan

Ada beberapa cara melindungi anak dari hepatitis akut yang kemungkinan tengah merebak.

Editor: Fitriadi
Pixabay
Ada beberapa cara melindungi anak dari hepatitis akut yang kemungkinan tengah merebak. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -

Ikatan Dokter Anak Indonesia menyatakan ada sejumlah gejala Hepatitis Akut pada anak yang perlu diwaspadai para orangtua.

Dikutip dari laman resmi Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia, berikut beberapa di antaranya:

  • Kesadaran menurun
  • Demam tinggi atau pernah mengalami demam
  • Warna urine jadi gelap mirip teh
  • Kotoran buang air besar jadi pucat
  • Kulit dan bagian putih mata jadi kekuningan
  • Gatal-gatal tanpa sebab jelas
  • Nyeri sendi atau pegal-pegal
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Badan lesu
  • Tidak nafsu makan
  • Diare mendadak

Menurut Kementerian Kesehatan, gejala hepatitis misterius ini paling umum yakni kulit kekuningan, gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, dan muntah-muntah. Jarang dilaporkan gejala demam.

Cara mencegah hepatitis misterius akut pada anak

Meskipun sudah ada dugaan kasus hepatitis misterius di Indonesia, namun setiap orangtua jangan panik berlebihan.

Terdapat beberapa cara melindungi anak dari hepatitis akut yang kemungkinan tengah merebak, di antaranya:

  • Sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, termasuk anak-anak
  • Berikan keluarga air minum yang bersih dan matang
  • Berikan anak makanan yang higienis dan matang. Jangan berikan makanan mentah atau setengah matang
  • Buang tinja atau popok sekali pakai pada tempatnya
  • Biasakanlah untuk menggunakan alat makan sendiri-sendiri. Jangan berbagi piring, gelas, sendok, atau alat makan secara bergantian.

Tiga anak meninggal dunia

Masyarakat diminta waspada terhadap penularan penyakit Hepatitis Akut pada anak.

Saat ini Kementerian Kesehatan RI telah mengonfirmasi tiga orang anak meninggal dunia akibat penyakit ini dalam dua pekan terakhir.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika dan Asia, dan belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022.

Melansir laman Sehatnegeriku.kemenkes.go.id, Kemenkes RI telah meningkatkan kewaspadaan setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta dengan dugaan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia, dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022.

Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Gejala yang ditemukan pada pasien-pasien ini adalah mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

Saat ini, Kementerian Kesehatan RI sedang berupaya untuk melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved