Berita Belitung
Sempat Tertunda Dua Tahun, Operasi Karatak Gratis Rudianto Tjen di Belitung Kembali Digelar
Sempat tertunda dua akibat pandemi, Anggota DPR RI Rudianto Tjen melalui Yayasan Rudi Centre kembali menggelar Operasi Katarak gratis
Penulis: Dede Suhendar |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Sempat tertunda dua akibat pandemi, Anggota DPR RI Rudianto Tjen melalui Yayasan Rudi Centre kembali menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat Pulau Belitung.
Acara yang bertemakan Sembuhkan Mata, Kembali Melihat Indahnya Dunia itu dihadiri Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, jajaran forkopimda serta elit PDI Perjuangan tingkat kabupaten hinggan Provinsi Kepulauan Babel.
Ratusan masyarakat dari Kabupaten Belitung Belitung dan Belitung Timur mulai berdatangan ke RSUD Marsidi Judono semenjak kemarin untuk screnning hingga operasi.
Tak hanya operasi, panitia juga menyiapkan baju kaos beserta beras dengan total 1,5 ton untuk peserta.
"Saya mohon maaf kepada masyarakat Babel karena kegiatan ini sebenarnya agenda rutin tahunan tapi akibat pandemi tertunda dua tahun," kata Rudianto Tjen kepada posbelitung.co pada Senin (1/8/2022).
Ia bersyukur akhirnya operasi katarak untuk masyarakat Bangka Belitung bisa kembali digelar dengan antusias sangat tinggi.
Hingga operasi dimulai pun masih banyak masyarakat yang berdatangan mendaftar dan mulai menjalani screening.
Rudi memang tidak menargetkan jumlah pasien tetapi panitia tetap melayani masyarakat yang datang.
"Kami berharap sebanyak-banyaknya karena semakin banyak yang datang maka makin banyak juga yang sembuh," ungkap Rudi.
Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu menambahkan, jajaran panitia tetap mengedepankan kesetaraan bagi masyarakat.
Mengingat wilayah Bangka Belitung terbagi menjadi dua pulau, maka pelaksanaan operasi katarak juga dilaksanakan dua kali.
Operasi katarak di Pulau Bangka digelar pada Juli 2022 lalu dengan peserta lebih banyak karena luasan pulau yang lebih besar.
"Hari ini kami laksanakan di Pulau Belitung, tidak ada diskriminiasi. Tapi karena ada dua pulau yaitu Bangka dan Belitung, kami laksanakan dua kali," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung Taufik Mardin mengatakan jumlah peserta yang lolos screening hari pertama 56 orang.
Menurutnya jumlah pendaftar lebih dari 100 orang tetapi banyak terkendala pasca proses screening karena kondisi kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220801-rudianto-tjen.jpg)