Pos Belitung Hari Ini

6 Jam Jalan Sukamandi Tergenang Air, Aliran Drainase Tersumbat Picu Banjir

Air hujan menggenangi sepanjang 300-an meter jalan utama lintas Manggar-Kelapa Kampit. Ruas jalan inipun digenangi air hingga sekitar enam jam.

Editor: Tedja Pramana
Ist/Tagana Beltim
Situasi air yang menggenangi jalan Manggar-Kampit, Sabtu (24/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Curah hujan cukup tinggi menyelimuti wilayah Kabupaten Belitung Timur. Sejumlah titik ikut terdampak.

Seperti jalan lintas di Desa Sukamandi, Kecamatan Damar. Kawasan ini kembali terendam air setinggi sekitar 30 sentimeter (cm). Kondisi ini terjadi akibat hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah ini sejak Jumat (23/9) lalu.

Air luberan hujan menggenangi sepanjang 300-an meter jalan utama lintas Manggar-Kelapa Kampit. Ruas jalan inipun digenangi air hingga sekitar enam jam. Selain itu, 15 rumah warga ikut terkena dampak dari genangan air itu.

"Sejak pukul 07.15 WIB tadi tergenang sampai pukul 14.00 WIB air masih tinggi. Surutnya belum tahu kapan," kata warga sekitar, Sabtu (24/9).

Sementara pantauan harian ini, Minggu (25/9), kondisi genangan air sudah surut. Hanya tersisa sedikit bekas lumpur sisa genangan air. Air hanya masih terlihat memenuhi drainase di sekitar ruas jalan. Kondisi arus lalu lintas di kawasan itupun sudah normal seperti biasa.

Bupati Belitung Timur Burhanudin merespon peristiwa ini. Menurut bupati, persoalan ini terjadi karena aliran drainase jalan yang tersumbat. Ketika air datang, air tidak mengalir sehingga menggenang kawasan tersebut.

"Dalam mengatasi masalah ini maka harus mulai dari hulu ke hilir dengan mengatur ulang konstruksinya," kata bupati.

Burhanudin mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan PT Timah Tbk agar mengupayan alat berat mereka dalam membuka alur pembuangan hilir.

"Kita sekarang menanganinya sementara dengan cara membuka penyumbatan yang ada di hilir supaya tidak menggenangi rumah-rumah masyarakat. Penyumbatan itu karena bekas tambang-tambang timah di situ jadi air dari hulu deras, hilirnya mandek sehingga airnya kembali ke sini," jelasnya.

Setelah jalur hilir dibuka, selanjutnya pihak-pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belitung Timur akan diinstruksikan untuk melakukan pemetaan terkait penyebab persoalan ini.

Sebelumnya hujan deras melanda hampir seluruh wilayah Belitung Timur sejak Jumat lalu juga disertai kencang. Koordinator Tagana Kabupaten Belitung Timur, Mahroni Hidayat mengatakan ada tiga lokasi di Manggar yang terkena angin kencang hingga angin puting beliung.

"Ada di Gang Semutok, Simpang Empat, dan dekat Tegel EC. Total kerusakan sementara ini tujuh rumah," kata Hidayat, Jumat lalu.

Terlihat di lokasi beberapa rumah rusak parah karena atapnya rubuh dan ada sebagian rumah yang tertimpa pohon yang tumbang. Pihak Tagana dan BPBD Belitung Timur melakukan evakuasi dan pendataan secara menyeluruh untuk kepastian berapa rumah yang terkena angin kencang.

"Sementara ini korban yang rumahnya rubuh diungsikan ke tetangga sekitar sambil menunggu hujan reda dan loading bantuan dari pihak terkait," kata Hidayat.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved