Berita Belitung

Beredar Video Korban Pembacokan di Gantung Belitung Timur, Kapolsek: Itu Hoaks

Di video terpisah ini, perekam menyebutkan bahwa lokasi kejadian di Pice, Desa Lenggang, Gantung.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Ist/Polsek Gantung
Foto saat kedua korban berdamai. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Masyarakat Kabupaten Belitung Timur dihebohkan dengan beredarnya video korban pembacokan yang penuh luka dari kepala hingga badannya. Video itu juga diikuti oleh perekam yang terdengar ngeri melihat kondisi korban.

Tak hanya itu, ada video ikutan yang memperlihatkan ada ceceran darah manusia di sebuah gazebo. Di video terpisah ini, perekam menyebutkan bahwa lokasi kejadian di Pice, Desa Lenggang, Gantung.

Posbelitung.co mengonfirmasi kedua video tersebut kepada Kapolsek Gantung, AKP Jean Alvin Sinulingga. Dia mengatakan bahwa video korban pembacokan yang beredar itu adalah hoaks alias tidak benar.

"Video korban pembacokan yang penuh luka adalah tidak benar. Untuk video kedua yang menyebutkan lokasi di Pice itu benar," kata AKP Jean ketika dikonfirmasi didampingi Kanit Reskrim Polsek Gantung, Ipda Sua Fauzan Fataruba, Rabu (28/9/2022).

Walaupun video kedua benar, namun dia menegaskan bahwa korban hanya terluka di bagian perutnya saja tidak seperti yang ada di video pertama.

Kapolsek bilang kejadian terjadi pada Senin (26/9/2022) malam. Kedua orang yang masih punya ikatan darah ini berkelahi memakai botol bir dan salah satunya terkena pecahan botol itu di bagian perut.

"Luka hanya seperti goresan atau sayatan. Saat ini kedua pihak sudah menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan membuat surat perdamaian di Polsek Gantung," kata Kapolsek.

Senada, Kepala Desa Lenggang, Fachrizal juga mengatakan bahwa video yang beredar adalah hoaks. Dia mengimbau kepada masyarakat agar jangan cepat percaya pada informasi yang belum tentu kebenarannya.

"Tolong jangan membuat masyarakat resah dengan disebarkannya video tersebut. Memang benar ada peristiwa perkelahian tapi korban tidak mengalami luka seperti di video," kata Fachrizal.

Posbelitung.co juga mengonfirmasi kepada Puskesmas Gantung. Kepala Puskesmas Gantung dr Nilam Ayu Sahri mengonfirmasi bahwa tidak ada korban dengan luka seperti di video yang beredar.

"Sudah dikonfirmasi ke dr Kartika yang jaga semalam tidak ada kasus ini kemarin ke puskesmas," kata dr Nilam.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved