TKI
TKI Taiwan Ini Kena Batunya, Dulu Punya Majikan Baik tapi Sering Mengeluh, sekarang Begini Nasibnya
Pepatah mengatakan, 'semakin banyak kita bersyukur, semakin banyak kebahagiaan yang kita dapatkan'. Hal tersebut adalah benar, terbukti dari kisah TKI
"Tapi saya masih tidak bisa bersyukur dan masih suka mengeluh. Di majikan inilah saya tertampar malu, bahwa ternyata hukum karma itu nyata dan juga ada," tambah Tina.
Dulu TKI perempuan ini telah diberikan majikan yang sangat baik.
Tapi karena sifat egoisnya dan tidak pandai bersyukur, kenikmatan yang ia rasakan tersebut seketika sirna begitu saja.
Kini nasibnya berubah 180 derajat, sangat berbeda dengan sebelumnya.
"Di sini saya baru sadar bahwa ternyata pekerjaan TKW yang teman-teman saya ceritakan itu nyata," ujar Tina.
"Banyak sekali dulu teman saya yang bercerita bahwa mereka itu bekerja non stop dari bangun tidur, sampai siang, sampai malanya lagi, mereka itu kerja terus,"
"Setelah saya pindah ke majikan ini, wah, ternyata bener majikan seperti itu emang ada," terang Tina.
Di majikan yang lama, TKI perempuan ini tidak dituntut untuk masak.
Namun sekarang, mau tidak mau ia harus masak untuk satu rumah majikannya.
Tentu saja hal tersebut bukanlah hal yang mudah bagi Tina.
"Awal mula saya masuk ke sini saya itu nggak bisa masak, saya itu sampai gemeteran," kata Tina.
Beruntung dulu ia kerap melihat majikan yang lama masak, dari situ ia mulai memberanikan diri masak untuk majikan barunya yang sekarang.
Berdasarkan pengalamannya tersebut, TKI perempuan ini mencoba mengingatkan kepada rekan-rekannya untuk lebih pandai bersyukur.
Apapun pekerjaannya saat ini, cobalah untuk bersyukur, sebelum pekerjaan tersebut diambil kembali dan membuat nasib berubah drastis.
"Buat kalian yang nasibnya beruntung atau nasibnya jauh lebih baik daripada TKW-TKW di luar sana, semoga kalian bisa bersyukur," ucap Tina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20221008-tina-tki-taiwan-5.jpg)