Berita Kriminal

Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian di Sari Laut, Polres Belitung Tetapkan Lima Tersangka

Tersangka diduga mengeroyok korban Rolan Pramudya (22) warga Jalan Dahlan, Kelurahan Pangkallalang pada Minggu (4/9/2022) dini hari lalu.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Tedja Pramana
posbelitung.co/dede s
Kasi Humas Polres Belitung, AKP Antonius Sinaga didampingi KBO Reskrim Ipda Slamet Djunaidi dan Kanit Pidum Aipda Romansa Adam saat menggelar konferensi pers pada Senin (17/10/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Jajaran Satreskrim Polres Belitung mengamankan lima tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat hiburan malam Sari Laut.

Lima tersangka tersebut yaitu Wendi, Ari, Prayogi, Ayung dan Reza yang merupakan warga sipil.

Tersangka diduga mengeroyok korban Rolan Pramudya (22) warga Jalan Dahlan, Kelurahan Pangkallalang pada Minggu (4/9/2022) dini hari lalu.

"Kendala penanganan tidak ada cuman karena tersangkanya banyak jadi butuh kehati-hatian. Untuk berkas sudah tahap satu dan masih melengkapi petunjuk jaksa," ujar Kasi Humas Polres Belitung, AKP Antonius Sinaga didampingi KBO Reskrim, Ipda Slamet Djunaidi dan Kanit Pidum, Aipda Romansa Adam pada Senin (17/10/2022).

Ia menjelaskan, kejadian berawal saat korban tiba di THM Sari Laut yang beralamat di Jalan Wahab Azis, Kelurahan Paal Satu pada Kamis (4/9/2022) sekitar pukul 02.09 WIB.

Ketika memasuki area hall, korban ditegur oleh seseorang berinisial AF karena membawa minuman arak.

Arak tersebut disimpan di botol air kemasan dikantongi korban di saku belakang.

Kemudian, usai mengambil botol, AF memukul korban menggunakan botol tersebut dan menyuruh korban meninggalkan Sari Laut.

Akhirnya terjadi perkelahian antar keduanya dan saksi Andre datang melerai mereka.

Ketika korban duduk di sofa depan kasir, tersangka Ari memukul ke arah kepala tetapi meleset ke punggung.

Tiba-tiba satu persatu rombongan tersangka datang memukul korban di bagian kepala dengan tangan kosong.

"Jadi para pelaku melakukan tindak pidana spontanitas karena awalnya korban tidak terima ditegur AF saat membawa minuman arak," ungkap Antonius.

Ia menambahkan lima tersangka diancam Pasal primer Pasal 338 KUHPidana juncto Pasal 55 subsider Pasal 170 ayat (2) ketiga KUHPidana lebih subsider Pasal 170 ayat (1) KUHPidana.

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved