advertorial

Belitung Timur Satu-satunya Kabupaten di Babel Deklarasikan ODF

Namun dengan pendekatan terus menerus dari berbagai hirarki pimpinan akan pentingnya hidup sehat, harapan tersebut tercapai.

Tayang:
Penulis: Dede Suhendar |
posbelitung.co/dede s
Bupati Belitung Timur, Burhanudin didampingi jajarannya membacakan deklarasi ODF di Auditorium Zahari MZ pada Rabu (26/10/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kabupaten Belitung Timur menjadi kabupaten pertama di wilayah Provinsi Kepulauan Babel yang mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan (BABS).

Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Bupati Belitung Timur, Burhanudin didampingi Wakilnya, Khairil Anwar beserta jajaran Dinas Kesehatan, Puskemas, Lurah dan Kades di Auditorium Zahari MZ pada Rabu (26/10/2022).

Acara tersebut juga dihadiri Direktur penyehatan lingkungan Ditjen Pencegahan dan pengendalian Penyakit Kemenkes Anas Ma'aruf bersama Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang Bangun Cahyo.

"Memang ini tidak mudah, sudah hampir tujuh tahun sejak saya jadi wakil bupati. Tapi kami terus berjuang mengajak kawan-kawan desa, sanitarian, Puskesmas perusahaan swasta, TNI dan Polri," ujar Bupati Belitung Timur Burhanudin.

Ia mengatakan salah satu kendala terberat mewujudkan ODF yaitu pola perilaku masyarakat.

Namun dengan pendekatan terus menerus dari berbagai hirarki pimpinan akan pentingnya hidup sehat, harapan tersebut tercapai.

Burhanudin mengakui secara langsung Pemkab Belitung tidak mendapatkan apa-apa atas capaian tersebut.

Tetapi secara tidak langsung selaku Bupati dirinya mendapat kepuasan bekerja.

"Artinya hal yang kecil saja kami urusi dan konsen. Karena untuk apa gedung mewah kalau BAB masih sembarangan," katanya.

Meskipun demikian, masih banyak yang harus dicapai ke depannya di bidang kesehatan seperti pemberantasan stunting dan limbah cair rumah tangga.

Direktur penyehatan lingkungan Ditjen Pencegahan dan pengendalian Penyakit Kemenkes Anas Ma'aruf menambahkan deklarasi stop buang air besar sembarangan (BABS) merupakan bagian dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Selain stop BABS, juga terdapat cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

"Ini semuanya harus dilakukan bersama-sama dan komitmen pemerintah sangat penting didukung seluruh kompomen," katanya.

kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung M Yulhaidir mengapresiasi jajaran kades, camat, sanitarian, jajaran Puskesmas dan tim ODF kabupaten.

Ia mengakui perjuangan bertahun-tahun yang dilakukan tidak mudah terlebih saat diterpa badai pandemi Covid-19.

"Ini semua kerja sama tim dan hari ini kami sudah mendeklarasikan sampai terus ke depan untuk mewujudkan pola hidup bersih masyarakat," katanya.

Ia mengakui dari lima pilar STBM masih menyisakan dua pilar yaitu pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

Dirinya berharap lima pilar STBM bisa tercapai demi mewujudkan Kabupaten Belitung sebagai kabupaten sehat.

"Tapi upaya selama ini, banyak dukungan dari OPD yang mendapat penghargaan sejalan dengan itu. Kami terus berupaya memenuhi kekurangan dan memaksimal apa yang sudah tercapai," katanya.

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved