Korban Terkaman Buaya di Bangka Ditemukan, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Setelah dilakukan proses pencarian selama kurang lebih 3 hari, Hengki alias Akiong (33), warga Desa Sempan, Pemali, Kabupaten Bangka, ditemukan.

Tayang:
Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
Istimewa
Evakuasi korban diterkam buaya di Pohin, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (24/11/2022) dini hari. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Setelah dilakukan proses pencarian selama kurang lebih tiga hari, Hengki alias Akiong (33), warga Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, ditemukan.

Tragis, Akiong tak lagi bernyawa.

Bahkan, jasadnya tidak utuh akibat tewas dimangsa buaya.

Proses evakuasi jasad Akiong berlangsung dramatis dan menegangkan.

Di tengah kegelapan malam, Rabu (23/11/2022), Tim SAR harus memasuki area rawa yang ditumbuhi rumput serta belukar untuk mencari Akiong yang hilang usai diserang buaya di Kolong TK 11, Dusun Pohin, Desa Air Duren, Pemali, Kabupaten Bangka.

Kawasan tersebut dikenal rawan karena menjadi sarang tiga buaya ganas yang diduga telah memaggsa Akiong.

Tim SAR pun harus ekstra hati-hati, karena ketiga buaya tersebut sewaktu-waktu bisa menyerang mereka.

Kamis (24/11/2022) dini hari sekitar pukul 01.16 WIB, saat melakukan penyisiran menggunakan rubber boat, Tim SAR melihat samar sesosok tubuh di semak rawa, yang diduga kuat adalah jasad Akiong.

Pemandangan kala itu bikin bulu kuduk merinding, pasalnya seekor buaya berukuran besar terlihat menunggui jasad Akiong yang sudah tidak utuh lagi.

Evakuasi pun tak bisa segera dilakukan, pasalnya buaya berukuran hampir empat meter tersebut tidak mau pergi, walaupun mengetahui kedatangan Tim SAR Gabungan.

Buaya itu tetap diam tidak beranjak dari tempatnya.

Beberapa kali, terlihat hewan reptil itu mengibaskan ekornya yang panjang.

Baca juga: Geger Buaya Serang Warga Bangka Belitung, BKSDA Sebut Buaya Agresif Karena Masuk Musim Kawin

Tak mau ambil risiko, Tim SAR gabungan meminta bantuan seorang pawang buaya untuk mengusir predator ganas tersebut.

Ini agar evakuasi jasad korban dapat segera dilakukan.

Pawang yang dipanggil kemudian beraksi dan berhasil mengusir buaya tersebut.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved