Kabar Selebritis

Jadi Tersangka, Ibunda Ferry Irawan Jatuh Sakit, Menangis hingga Alami Pecah Pembuluh Darah Mata

Ibunda Ferry Irawan nampak tak kuasa melihat sang putra harus bermalam di balik jeruji besi, tangis pun pecah.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Tedja Pramana
Instagram @ferryirawanreal
Momen kebersamaan Ferry Irawan dan ibundanya 

POSBELITUNG.CO - Usai ditetapkah sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Ferry Irawan resmi ditahan sejak Senin (16/01/2023) malam.

Ibunda Ferry Irawan nampak tak kuasa melihat sang putra harus bermalam di balik jeruji besi akibat kasus yang tengah ramai diperbincangkan saat ini.

Tangis pun pecah tak berkesudahan hingga ibunda Ferry mengalami pecah pembuluh darah mata.

Hal ini terkuak lewat mulut pengacara Ferry Irawan, Sunan Kalijaga, saat jumpa pers di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan pada Kamis (19/1/2023).

"Perlu diketahui, saya sangat-sangat prihatin bahwa akibat dari opini publik yang dibangun oleh pihak sana ( Venna Melinda), dan diteruskan oleh masyarakat, itu berdampak pada ibu kandung Ferry karena mengalami pecah pembuluh darah di bagian mata," ungkap Sunan Kalijaga, dikutip dari Kompas.com.

Hal senada juga disampaikannya oleh adik Ferry Irawan, Maya. Ia menjelaskan, saat pertama kali mengetahui ada kabar kasus dugaan KDRT, ibunda Ferry Irawan stres berat.

"Karena bagaimana pun, namanya seorang ibu, melihat berita tersebut seperti ditimpa sesuatu yang besar," kata Maya.

Mengetahui kabar rumah tangga Ferry Irawan dan Venna Melinda sedang tidak baik-baik saja, Maya dan ibundanya langsung mencoba membangun komunikasi dengan Venna Melinda.

Namun sayang, niat baik tersebut nampaknya tidak mendapat respon positif dari Venna Melinda. Maya mengatakan pesan yang ia kirim kepada ibunda Verrel Bramasta itu tak kunjung mendapatkan balasan.

"Saya WhatsApp juga tidak direspons, padahal sudah dibaca. Saya saat itu bingung, ini kenapa? Apa yang terjadi? Atau apa yang sudah dilakukan?" kata Maya.

"Saya pikir, kalau namanya keributan, itu pasti ada dalam rumah tangga. Hanya kita tuh terus berimajinasi. Ini kenapa? Apalagi kan pas dikirim foto," ucap Maya lagi.

Dalam posisi tanpa kejelasan tersebut, Maya hanya bisa menenangkan ibundanya.

"Saya enggak bisa bicara banyak, saya cuma bilang 'mam tolong tenang', yang pasti saya itu urus ibu saya, dari keadaan beliau sakit sampai menjalani operasi, masa pemulihan, itu semua yang saya lakukan dengan kakak-kakak saya," ujar Maya.

Diketahui, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke Polda Jatim atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada 8 Januari 2023 silam.

Ferry Irawan lantas ditetapkan sebagai tersangka per 12 Januari. Empat hari kemudian, Ferry ditahan polisi usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari enam jam.

Dari pemeriksaan tersebut, Ferry Irawan memenuhi syarat untuk dilakukan penahanan.

“Kita melakukan identifikasi terhadap yang bersangkutan. Kemudian malam ini juga penyidik juga menetapkan penahanan terhadap FI sebagai mana diatur dalam Pasal 21 KUHAP jadi syarat obyektif yang dimiliki oleh penyidik untuk dilakukan penahanan,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto, Senin (16/1/2023).

Ferry Irawan diduga melanggar Pasal 44 ayat (1) dan Pasal 45 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT atas dugaan kekerasan fisik dan psikis dengan ancaman lima tahun penjara.

( Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved