Berita Pangkalpinang

Hari Ini Batas Akhir Tahap Perbaikan Kesatu Bacalon DPD RI, Bawaslu Babel Cermati Kesesuaian Data

Hari ini, Minggu (22/1/2023) menjadi hari terakhir tahap perbaikan kesatu dalam proses pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/dokumentasi
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, EM Osykar. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Hari ini, Minggu (22/1/2023) menjadi hari terakhir tahap perbaikan kesatu dalam proses pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selanjutnya, masih ada tahap perbaikan kedua mulai 23 Januari-1 Februari 2023.

Tahap perbaikan ini bisa dimanfaatkan Bakal Calon yang belum memenuhi syarat administrasi dukungan pemilih untuk melakukan perbaikan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bebel, EM Osykar, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan melekat untuk memastikan proses verifikasi administrasi (Vermin) dalam tahap perbaikan berjalan sesuai prosedur.

"Bawaslu memastikan melakukan pengawasan melekat, untuk memastikan proses verifikasi administrasi dukungan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berjalan sesuai dengan regulasi," kata Osykar, kepada Bangkapos.com, Minggu (22/1/2023).

Baca juga: Pekan Ini KPU Kabupaten Belitung Akan Melantik 147 Anggota PPS Pemilu Serentak 2024  

Pengawasan itu memiliki titik berat pada kesesuaian antara data dukungan yang di setorkan pada KPU dengan data yang diunggah pada system informasi pencalonan (SILON).

"Pengawasan melekat ini dalam rangka memastikan dan mencermati kecocokan atau kesesuaian data dukungan antara yang disetorkan kepada KPU dengan data dukungan yang diunggah ke system informasi pencalonan (SILON)," tambahnya.

Beberapa komponen data dukungan bakal calon yang dicermati yaitu, kesesuaian antara data nama, NIK, alamat, jenis kelamin, pekerjaan, sampai dengan surat pernyataan dukungan.

"Komponen data dukungan bakal calon yang dicermati kesesuaiannya antara lain adalah nama, NIK, alamat, jenis kelamin, pekerjaan, dan surat pernyataan dukungan," terangnya.

Osykar, menyebutkan hal itu dilakukan sesuai arahan Bawaslu RI tentang pengawasan pencalonan perseorangan peserta Pemilu Anggota DPD.

"Itu sesuai dengan arahan dari Bawaslu RI, yang tertuang dalam SE Nomor 37 Tahun 2022. Tentang Pengawasan Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Daerah, kami melakukan pengawasan melekat dalam sub tahapan pendaftaran, bakal calon anggota DPD yang saat ini sedang berjalan," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi verifikasi administrasi (Vermin) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Belitung (Babel), Minggu (15/1/2023) lalu, sebanyak delapan dari 19 bakal calon (Bacalon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Babel dinyatakan Belum Memenuhi Syarat (BMS) administrasi dukungan pemilih.

Diketahui untuk menjadi bakal calon anggota DPD RI dibutuhkan syarat dukungan minimal pemilih 1.000 dukungan, dengan sebaran minimal di empat dari enam kabupaten dan satu kota di Bangka Belitung.

Sesuai tahapan yang diatur dalam Peraturan KPU, pascarekapitulasi hasil verifikasi administrasi ini selanjutnya akan dilakukan perbaikan kesatu oleh bakal calon yang belum memenuhi syarat pada
16-22 Januari 2023.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved