Pembunuhan Berantai

9 Orang Dibunuh Komplotan Wowon, Sosok Aki Banyu Fiktif, Perintahkan Korban Terjun ke Laut

Penyidik pun kemudian menemukan fakta lain Aki Banyu ini adalah sosok fiktif yang diperankan oleh Wowon.

Editor: Khamelia
(Istimewa)
Wowon, terduga pelaku pembunuhan berantai yang terjadi di Cianjur dan Bekasi. 

POSBELITUNG.CO -- Siapa sosok bernama Aki Banyu dalam kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon dan kawan-kawan?

Saat ini polisi tengah melakukan penyeledikian terhadap Aki Banyu.

Aki Banyu ini yang memerintahkan para korban Wowon untuk menceburkan diri ke laut kalau ingin mendapatkan kesuksesan.

Penyidik pun kemudian menemukan fakta lain Aki Banyu ini adalah sosok fiktif yang diperankan oleh Wowon.

Dalam praktiknya Aki Banyu yang diperankan oleh Wowon ini adalah sosok yang selama ini memerintahkan tersangka Duloh dan Dede Solehudin untuk membunuh para korban.

Sosok Aki Banyu disebut Hengki juga yang selama ini melontarkan tipu daya kepada korban dengan menyarankan menceburkan diri ke laut apabila ingin mendapat kesuksesan.

Bahkan disebutnya berdasarkan pendalaman yang pihaknya lakukan, salah satu saksi sempat curiga pada saat ia diperintahkan untuk bergerak ke pinggir kapal saat dalam perjalanan menyeberang pulau. 

"Ternyata saat dikonfirmasi kepada tersangka benar 'saya memerintahkan bila ingin sukses maka harus nyemplung ke laut'," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, Selasa (24/1).

Oleh karena itu, Aki Banyu ini pun oleh para korban dan bahkan oleh Duloh dan Dede Solehudin sebagai sosok yang sangat sakral.

Dianggapnya sakral sosok Aki Banyu ini oleh Duloh dan Dede lantaran dua tersangka itu selama ini tak mengetahui bahwa sosok Aki Banyu itu adalah Wowon.

Kedua tersangka itu baru mengetahui kalau sosok sakral Aki Banyu itu adalah Wowon Erawan alias Aki setelah ketiganya ditangkap. 

"Jadi tokoh yang dianggap sakral yang sudah ditemui itu padahal Wowon. Bahkan tersangka Duloh dan Dede setelah sekian lama baru tahu kalau Aki Banyu itu Wowon setelah dia tertangkap," kata Hengki.

Duloh dan Dede, kata Hengki, memang belum pernah bertemu secara langsung dengan sosok yang memerintahkan pembunuhan terhadap korban-korban penipuan yang menagih janji penggandaan kekayaan.

Kedua tersangka itu hanya berkomunikasi dengan Aki Banyu melalui sambungan telepon.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved