Berita Belitung Timur
Penampakan Buaya di Dermaga Lenggang Gantung Belitung Timur, Biasa Dekati Perahu Nelayan
penampakan buaya yang berenang-renang di sekitar perahu nelayan di dermaga Desa Lenggang merupakan suatu hal yang sudah biasa
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Kamri
POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Aktivitas buaya di kawasan dermaga Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sudah menjadi pemandangan biasa bagi nelayan setempat.
Buaya seringkali menampakkan diri dan berenang di Sungai Lenggang tersebut.
Ada kalanya buaya berenang di samping perahu nelayan. Terkadang naik ke darat di seberang sungai.
Penampakan buaya itu sudah tak asing lagi bagi nelayan dan warga sekitar.
"Buaya berenang-renang di samping perahu itu sudah biasa, kalau ke darat yang di seberang sungainya. Bukan minta dibasmi, tapi dikurangi bagaimana caranya, ditangkap, dipindahkan atau bagaimana," kata Kepala Desa Lenggang, Fachrizal Husein kepada Posbelitung.co via telepon, Jumat (3/2/2023), menanggapi beredar video viral yang berisi seorang warga Belitung Timur memberi makan seekor buaya berukuran besar di pinggir dermaga Desa Lenggang.
Sebelumnya beredar video viral yang berisi seorang warga Belitung Timur (Beltim) memberi makan seekor buaya berukuran besar di pinggir dermaga Desa Lenggang.
Warga saat itu menggunakan alat seperti kail pancing untuk memberi makan buaya tersebut.
Fachrizal membenarkan isi video viral berdurasi tiga puluh detik yang telah ditonton sekitar seribu netizen tersebut memang berlokasi di Dermaga Nelayan Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur.
"Oh (video) ini yang baru ya, memang buaya itu sering muncul di pelabuhan karena sering dikasih makan, ukuran buaya cukup besar dan sudah sering disampaikan ke masyarakat untuk hati-hati," kata Fachrizal.
"Buaya itu sebenarnya kemungkinan yang sering diberikan itu sudah memakan korban jiwa juga, buaya berukuran besar berwarna hitam itu, yang kejadian waktu itu di pice (bendungan)," katanya.
Di depan dermaga nelayan Desa Lenggang Kecamatan Gantung tersebut, diakuinya memang ada sarang buayanya.
Predator ini sering bermunculan di sekitar dan menjadi tontonan masyarakat yang kebetulan beraktivitas di lokasi tersebut.
Fachrizal mengatakan penampakan buaya yang berenang-renang di sekitar perahu nelayan di dermaga Desa Lenggang merupakan suatu hal yang sudah biasa saja. Penampakan buaya itu memang sedari dulu sudah ada.
"Buayanya bisa puluhan jumlahnya, dari dermaga sampai ke muara itu bisa puluhan buaya," katanya.
Saat ini jumlah buaya yang berada di sepanjang alur dermaga ke muara sangat banyak, hal tersebut berbeda waktu ketika Fachrizal masih kecil dan bisa berenang di sekitar sungai tersebut.
"Dari sebelum banjir tahun 2017 sudah ada buaya, tapi setelah banjir semakin banyak, karena buaya yang dari atas dermaga turun ke sungai," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220327-buaya-kena-pancing.jpg)