News
Sosok Pacar Mario Dandy Satrio, Penyebab Penganiayaan terhadap David, Pernah jadi Model Sekolah
Sosok AGH belakangan diketahui pernah menjadi model ikon di SMA Tarakanita 1. Bahkan AGH disebut masih sekolah di SMA Tarakanita 1 tersebut.
POSBELITUNG.CO -- Kasus yang melibatkan Mario Dandy Satrio (20) dan David (17) ternyaa dicipu akibat adanya aduan dari sosok perempuan berinisial AGH (15).
Berdasarkan kronologi, kasus penganiyaan bermula dari pacar Mario berinisial AGH mengadu perihal perlakuan kurang menyenangkan dari David kepada dirinya.
Selain itu, perempuan berinisial AGH ini juga disebut-sebut menjadi saksi yang diduga ada di tempat kejadian perkara (TKP) saat David dianiaya.
Jonathan Latumahina, ayah David baru-baru ini mengungkapkan siapa sosok perempuan berinisial AGH tersebut.
Ternyata sebelum menjalin hubungan dengan Mario, AGH pernah menjalin hubungan dengan David.
Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Jonathan dalam cuitan di twitternya ,@seeksixsuck, Kamis (23/2/2023).
Dalam unggahannya tersebut, Jonathan menampilkan potret sang anak dengan seorang wanita yang diduga mantan kekasih sang anak, yang kini menjadi kekasih Mario.
Baca juga: Pejabat Pajak yang Anaknya Diduga Aniaya Remaja di Jaksel Punya Harta Rp56 Miliar, Ini Rinciannya
Jonathan menyebutkan bahwa perempuan tersebut adalah sosok yang busuk karena sempat merekam saat David dianiaya.
"Dia wanita busuk, dia merekam saat david dianiaya. See you in hell bitch!!!! Saya tidak terima," tulisnya.
Sosok AGH belakangan diketahui pernah menjadi model ikon di SMA Tarakanita 1.
Bahkan AGH disebut masih sekolah di SMA Tarakanita 1 tersebut.
Pamflet siswa berusia 15 tahun tersebut viral di media sosial.
Dalam pamflet itu terlihat AGH berambut pendek menjadi ikon penerimaan siswi baru periode 2023-2024.
SMA Tarakanita 1 pun mengakui bahwa AG adalah siswanya. Pengakuan tertulis dalam keterangan Jumat (24/2/2023).
AGH adalah siswi kelas X SMA Tarakanita 1 Jakarta.
SMA Tarakanita 1 pun mengaku turut prihatin dan berempati atas tindakan kekerasan yang dialami oleh David Latumahina, serta turut mendoakan untuk kesembuhannya.
Melansir dari TribunTrends.com, sekolah swasta ternama di Jakarta itu memastikan tidak mentolerir tindakan perundungan dalam bentuk apapun oleh peserta didiknya baik di lingkungan sekolah atau di luar sekolah.
Meski begitu, AGH yang kini diketahui sebagai kekasih Mario Dandy Satrio, belum di drop out dari SMA Tarakanita.
Hal ini dikarenakan pihak sekolah masih mempertimbangkan undang-undang perlindungan anak lantaran usia AGH masih 15 tahun.
"Bahwa terhadap siswi yang bersangkutan telah diambil tindakan sesuai aturan sekolah dan dengan memperhatikan Undang-Undang terkait, antara lain tentang perlindungan anak," tulis keterangan resmi SMA Tarakanita 1.
Lewat Kuasa Hukumnya, AGH Bantah Terlibat dalam Kasus Penganiayaan David
Dituding jadi pemicu penganiayaan David, AGH, pacar Mario Dandy Satrio akhirnya buka suara.
Lewat pengacaranya, Mangatta Toding Allo, AGH membantah terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut.
AGH mengaku sangat menyayangi David, sehingga tak mungkin ada niat untuk mencelakainya.
Selain itu, pihak AGH juga membantah adanya foto selfie dirinya setelah David babak belur dianiaya Mario.
"Jadi benar-benar saksi AGH ini tidak ada niatan dan sangat menyayangi David sebagai manusia," kata Mangatta kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023) malam dikutip dari TribunTrends.com.
"Karena ini adalah temannya dia dan ini benar-benar pose selfie itu tidak benar," tambah Mangatta.
Menurut Mangatta, AGH tidak mungkin menyuruh Mario melakukan kekerasan kepada David.
Ia pun mengklaim AGH sudah berupaya mengingatkan Mario untuk tidak menganiaya David.
Bahkan, menurutnya, AGH sampai tiga kali mengingatkan pacarnya tersebut.
"Untuk menyuruh melakukan itu (penganiayaan) tidak mungkin, karena dia masih di bawah umur dan dia tidak ada niatan untuk itu," ujarnya.
Namun, anak mantan pejabat Ditjen Pajak itu tetap menganiaya David secara brutal hingga korban terluka parah dan sempat mengalami koma.
"Klien kami, dia sudah dua kali bahkan tiga kali kalau nggak salah, tapi ada di BAP ada dua kali dia mengingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,"
"Jadi sudah diperingatkan," jelas Mangatta.
Menurutnya, penganiayaan yang dialami David murni adalah kesalahan dari Mario Dandy Satrio.
"Klien kami tidak ada niatan untuk itu dan ini memang murni atas pilihan yang dilakukan saudara tersangka ini (Mario)," ujarnya.
(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230225-AGH.jpg)