News

Ayah David, Jonathan Latumahina Siap Penjarakan Perempuan Berinisial AG, Pacar Mario Dandy Satrio

Ayah David, Jonathan akan turut serta memenjarakan perempuan berinisial AG (15) yang diduga kuat sebagai dalang dari penganiayaan yang dialami...

Tribuntrends.com
Ayah David, Jonathan Latumahina Siap Penjarakan Perempuan Berinisial AG, Pacar Mario Dandy Satrio 

"Kita tunggu aja kejutan-kejutan baru sebentar lagi," imbuh Jonathan.

Mario Dandy Satrio Ungkap Penyesalannya dan Meminta Maaf

Mario Dandy, pelaku penganiayaan terhadap David mengaku menyesal telah membuat remaja berusia 17 tahun itu koma hingga tidak sadarkan diri.

Pengakuan penyesalan itu disampaikan Mario kepada Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Nurma Dewi pada Sabtu (25/2/2023).

"Pas kemarin aku tanya 'kamu menyesal?' (Dia menjawab) 'ya, nyesal lah bu'," kata Nurma, dilansir dari TribunJakarta.com.

Nurma kemudian kembali bertanya alasan Mario menganiaya David secara brutal hingga korban menderita luka serius dan mengalami koma.

"Iya menyesal, 'Kenapa bisa begitu sih?', saya gituin. Dia bilang 'ya, begitu lah'. Begitu doang. Raut mukanya juga keliatan kalau menyesal," ungkap Nurma.

Dari balik jeruji besi, Mario Dandy menitipkan pesan kepada kuasa hukumnya, Dolfie Rompas yang hendak menjenguk David di RS Mayapada Jakarta, Kuningan, Jakarta Pusat.

Diungkapkan Dolfie, kliennya tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada David dan keluarga.

"Jadi kemarin sempat Mario menyampaikan kepada kami untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung," kata Dolfie Rompas kepada wartawan, Jakarta, Senin (27/2).

"Jadi beliau menyampaikan kepada kami sebagai kuasa hukum untuk menyampaikan permohonan maaf kepada David dan keluarga," jelas Dolfie Rompas.

Menurut Dolfie, Mario Dandy telah menyadari kesalahannya dan lantas menyampaikan permohonan maaf.

"Dari kemarin-kemarin tentunya dia sudah menyadari (kesalahan), sudah menyampaikan (permintaan maaf), kan dia tidak bisa ketemu ya (dengan korban)," kata Dolfie.

"Wajar lah harus menyampaikan minta maaf, tapi kan tidak bisa ketemu dengan korban kan beliau masih dalam proses hukum," imbuhnya.

(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved