Berita Belitung
Zakat Fitrah di Belitung Ditetapkan Rp32.500 per Jiwa
Pemerintah Kabupaten Belitung telah menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah tahun 2023.
Kepala Kantor Kemenag Bangka Tengah, M. Karyawan menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan dari DisperindagkopUKM tentang harga emas di Bangka Tengah.
"Untuk emas murni 24 karat atau 92 persen itu berada di harga Rp330 ribu per satu mata," jelas Karyawan, Senin (3/4/2023).
Sementara diketahui bahwa nisab atau takaran untuk emas 24 karat adalah 227 mata atau 85 gram dengan haul/masa disimpan 1 tahun.
Dengan begitu, jumlah yang harus dibayarkan zakatnya jika diuangkan sebesar 227 × Rp330 ribu = Rp74.910.000,- Besar zakatnya 2,5 persen × Rp74.910.000 adalah sama dengan Rp1.872.750
Lebih lanjut, Karyawan mengungkapkan bahwa untuk zakat profesi pertanian/perkebunan nisabnya sama dengan emas Rp74.910.000,- = Rp1.872.750
"Untuk zakat mal, dianjurkan agar dapat dibayarkan ditempat yang resmi seperti Baznas dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sudah terbentuk," ungkapnya.
Baca juga: Jangan Sia-siakan Waktu saat Menjelang Buka Puasa di Bulan Ramadhan, Doa Tidak Akan Tertolak
Menurutnya, zakat mal merupakan suatu kewajiban bagi seseorang yang mempunyai kelebihan harta, baik kelebihan dari profesinya maupun dari harta simpanan berupa emas atau berupa pertanian atau perkebunan.
"Karena saat ini perekonomian kita sudah membaik, mungkin ditopang juga dengan pertanian/perkebunan sawit," ucap Karyawan.
Lebih lanjut, Karyawan mengatakan pertanian atau perkebunan sawit juga harus mengeluarkan zakat.
Hal itu pun telah dibahas dan ditentukan bahwa pertanian/perkebunan sawit dan dikategorikan dengan zakat pertanian yang berbiaya dan hanya mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen.
"Karena kalau pertanian seperti sawah tadah hujan yang tidak menggunakan modal dan hanya mengandalkan alam kan 10 persen (zakat yang harus dikeluarkan-red)," ujarnya.
Sedangkan kalau pertanian/perkebunan sawit memerlukan biaya mulai dari racun, modal hingga proses panen semuanya memerlukan biaya.
"Oleh sebab itu, masyarakat harus tergugah sendiri kesadarannya bahwa dari harta yang dipunyai agar sama-sama berbagi di bulan suci Ramadhan ini atas rezeki yang diberikan oleh Tuhan," imbuhnya. (del/u1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Bupati-Belitung-Sahani-Saleh-saat-diwawancara.jpg)