Pos Belitung Hari Ini
Jemaah Haji Wafat Tembus 29 Orang, Tertinggi Selama 5 Tahun Terakhir
Jemaah yang meninggal didominasi jemaah berisiko tinggi atau yang berusia rata-rata di atas 65 tahun dan memiliki komorbid.
Sementara itu, jemaah haji dan petugas yang masuk asrama haji hari ini untuk selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci berjumlah 8.860 orang.
Rinciannya, dari embarkasi Medan sebanyak 360 orang atau 1 kloter; embarkasi Batam 374 orang atau 1 kloter; embarkasi Padang 393 orang atau 1 kloter; embarkasi Palembang 360 orang atau 1 kloter; embarkasi Jakarta Pondok Gede 780 orang atau 2 kloter; dan embarkasi Jakarta Bekasi 850 orang atau 2 kloter.
"Lalu, embarkasi Solo 1.800 orang atau 5 kloter, Surabaya 1.750 orang atau 4 kloter, embarkasi Banjarmasin 350 orang atau 1 kloter, Lombok 393 orang atau 1 kloter, Kertajati 748 orang atau 2 kloter, dan embarkasi Makassar 786 orang atau 2 kloter," kata Dodo.
Sebelumnya Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab banyaknya jemaah haji Indonesia yang meninggal duniafaktor tersebut diantara lain adalah faktor usia.
Dikatakan Dante, tahun ini jemaah haji yang sudah lanjut usia (lansia) adalah yang paling banyak dibandingkan dengan 4 tahun terakhir.
Total jemaah haji lansia bahkan mencapai 45,7 persen dari total semua jemaah haji pada tahun ini.
Jumlah jemaah haji yang sudah lansia berusia 60 tahun ke atas mencapai 66.943 dari kuota jemaah haji Indonesia tahun 2023.
Selain itu salah satu penyebab tingginya angka meninggal dunia jemaah haji tahun ini juga dipengaruhi oleh kebijakan batas usia yang diberlakukan Arab Saudi selama masa pandemi Covid-19 lalu.
Saat itu, jemaah yang diperbolehkan pergi ke Arab Saudi dibatasi maksimal berusia 65 tahun.
Sehingga jemaah haji lansia yang berusia di atas 65 tahun yang harusnya berangkat pada tahun-tahun sebelumnya itu harus menunda keberangkatannya dan kebanyakan berangkat pada tahun ini.
Penyebab lainnya yakni faktor penyakit. Disebutkan bahwa beberapa jemaah haji yang meninggal disebabkan karena beberapa penyakit. Antara lain adalah penyakit jantung, diabetes, penyakit paruparu hingga hipertensi.
Meski demikian pihaknya berharap angka meninggal dunia jemaah haji ini tidak kembali bertambah.
(kcm/tribunnews. com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/jemaah_20160903_100029.jpg)