Berita Pangkalpinang
Pembangunan SMPN 11 Terkendala Anggaran, Pemkot Pangkalpinang Usulkan Dana Bantuan
Yan menyebutkan, pembangunan yang sifatnya untuk menunjang pendidikan dan infrastruktur di Pangkalpinang memang sangat diprioritaskan.
Penulis: Suhendri CC |
POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Kepala Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang Yan Rizana mengatakan, pihaknya sudah mengajukan dana bantuan (daba) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang.
"DED sudah disusun oleh pihak dinas pendidikan, lahan sudah clear. Untuk pembangunannya, kami sudah mengajukan melalui dana daba tahun 2024 yang kami sampaikan saat rakorgub kemarin," kata Yan, Selasa (13/6).
"Hingga kini yang kami ajukan tersebut masih dalam pembahasan dengan pihak pemerintah provinsi. Semoga SMP 11 ini bisa segera terealisasikan. Kami bersama dinas pendidikan masih mengupayakan ini," tuturnya.
Yan menyebutkan, pembangunan yang sifatnya untuk menunjang pendidikan dan infrastruktur di Pangkalpinang memang sangat diprioritaskan.
Sekadar diketahui, Pemerintah Kota Pangkalpinang masih terkendala anggaran untuk membangun SMP Negeri 11 di Terminal Selindung, Pangkalpinang. Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun sekolah tersebut diperkirakan mencapai Rp35 miliar.
"Rancang bangun rinci atau detail engineering design (DED)-nya sudah kami bikin. Kami sudah sejak lama menginginkan adanya SMP 11 ini, terutama untuk meng-cover sekolah yang sering overload. Tetapi kembali lagi anggarannya untuk pembangunan SMP ini belum cukup," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy, Selasa (13/6/2023).
Pihaknya, lanjut dia, masih berupaya agar pembangunan SMP Negeri 11 dapat segera terealisasi. Selain di APBD Kota Pangkalpinang, pihaknya juga sudah menyampaikan usulan kepada Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang agar mengusulkan anggaran pembangunan sekolah tersebut ke pihak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Pembangunan SMP ini kami yakin sangat prioritas sekali. Tetapi, kembali lagi, kita tahu kemampuan keuangan daerah kita seperti apa. Hingga kini, kami masih berupaya agar pembangunan SMP 11 ini dapat segera terealisasikan," ujar Erwandy.
"Maksud kami nanti pembangunannya tidak langsung sekaligus, tetapi sedikit-sedikit, misalnya buat tiga lokal dulu agar rombel (rombongan belajar) kita bertambah saat PPDB (penerimaan peserta didik baru) itu. Setiap tahun kami selalu menyampaikan anggaran SMP 11 ini, tetapi kami sampai saat ini masih terus berjuang untuk anggarannya," tuturnya.
Erwandy menambahkan, pihaknya tidak bisa meminta bantuan kepada pemerintah pusat. "Di pemerintah pusat itu tidak bisa menganggarkan untuk unit sekolah baru atau USB. Kecuali sekolah tersebut sudah berdiri dan kita minta bantuan, seperti itu baru bisa," kata dia. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230614_Kepala-Bappeda-dan-Litbang-Kota-Pangkalpinang-Yan-Rizana.jpg)