Berita Bangka Tengah

Gara-gara Bakar Sampah Sebabkan Lahan 2 Hektare di Desa Perlang Terbakar

Asap pekat menyelubungi lahan yang berada di belakang Puskesmas Perlang Desa Perlang

Tayang:
Penulis: Arya Bima Mahendra |
Istimewa
Pemadaman api yang membakar lahan di belakang Puskesmas Perlang oleh tim gabungan dari BPBD dan Damkar Bateng, Selasa (25/7/2023) sore. (Ist/BPBD Bangka Tengah) 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Asap pekat menyelubungi lahan yang berada di belakang Puskesmas Perlang Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Selasa (25/7/2023) sore.

Tim gabungan dari pemadam kebakaran (damkar) dan BPBD Bangka Tengah bersama-sama berjibaku memadamkan api di lahan yang sering dijadikan masyarakat sebagai tempat membuang sampah itu.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) yang terjadi sekira pukul 16.22 WIB sore itu juga ternyata ada hubungannya dengan sampah.

Pasalnya, kebakaran itu disebabkan karena ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang membakar sampah di sana.

"Kami dapat laporannya dari salah seorang pegawai Puskesmas Perlang dan armada kami langsung ke lokasi," ucap Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Bateng, Ari Purnama saat dihubungi Bangkapos.com

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, setidaknya kurang lebih 2 hektar luas lahan terdampak akibat kebakaran tersebut.

"Saat kami datang, kebakaran lahan itu apinya sudah membesar membakar rumput dan ilalang yang sudah mengering disalah satu lahan milik Pemda di belakang Puskesmas Perlang," jelasnya.

Ditegaskan kembali oleh Kepala BPBD Bangka Tengah, Yudi Sabhara menuturkan bahwa informasi dari pelapor, dikatakan bahwa kebakaran lahan itu disebabkan dari pembakaran sampah sehingga meluas ke area hutan kebun lahan di sekitar belakang Puskesmas Perlang. 


"Api berhasil dipadamkan sekira pukul 18.00 WIB dengan cara penyemprotan dan pemadaman manual. Untuk kerugian belum diketahui," ungkap Yudi.


Dirinya pun menghimbau agar kedepan dan seterusnya masyarakat tidak membakar sampah secara sembarangan.
 
Apalagi jika yang kegiatan yang berhubungan dengan api itu dilakukan ditempat yang kering dan rentan terjadinya karhutlah.

"Kalaupun mau bakar sampah, jangan tinggal. Pastikan apinya benar-benar padam sebelum pergi," imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved