Teganya, Wakil Direktur RS di Makassar, Pukul Balita 2 Tahun Gara-gara Permainan Caturnya Diganggu

menurut informasi teman-teman di kantor yang bersangkutan dalam seminggu terakhir kerap menyendiri dan murung...

Tayang:
KOMPAS.COM
Ilustrasi penganiayaan anak-anak. Seorang balita di Makassar dianiaya pengunjung warung kopi hanya karena mengganggu bermain catur. 

POSBELITUNG.CO -- Wakil Direktur Rumah Sakit Swasta di Makassar viral setelah aksi kekerasannya terhadap balita 2 tahun di sebuah warung kopi tersebar di media sosial.

Kepala balita dipukul oleh pengunjung warkop hingga korban terjatuh ke lantai.

Balita tersebut mengalami luka lecet di bibir lantaran bibirnya terbentur kursi.

Pelaku penganiayaan diduga merupakan seorang dokter di rumah sakit swasta di Makassar.

Aksi penganiayaan yang terekam kamera CCTV terjadi pada Kamis (27/7/2023), sekitar pukul 23.00 WITA.

Awalnya, terduga pelaku sedang asyik bermain catur di warung kopi dengan temannya.

Korban secara tiba-tiba mendatangi meja pelaku dan mengambil salah satu pion catur.

Baca juga: Bu Guru Imelda Lega Akhirnya Dilantik Jadi PPPK Guru Setelah 22 Tahun Jadi Guru Honorer

Baca juga: Rekrutmen CPNS 2023 Sebentar Lagi, Rincian Kuota Formasi CPNS Lengkap Jadwal Terbaru dan Tahapannya

Baca juga: Alexander: Saya Tidak Salahkan Penyelidik, Penyidik, Maupun Jaksa KPK, itu kekhilafan Pimpinan

Pelaku yang emosi kemudian memukul kepala korban hingga korban yang masih balita terjatuh ke lantai.

Ayah korban sekaligus pemilik warung kopi, Agung, telah melaporkan kasus penganiayaan ini ke polisi pada Jumat (28/7/2023).

Detik-detik seorang balita usia 3 tahun dijitak kepalanya oleh pengunjung Warkop Nonna di Jl Anggrek Raya, Makassar, Sulsel, Kamis (27/7/2023), sekitar pukul 23.00 Wita.
Detik-detik seorang balita usia 3 tahun dijitak kepalanya oleh pengunjung Warkop Nonna di Jl Anggrek Raya, Makassar, Sulsel, Kamis (27/7/2023), sekitar pukul 23.00 Wita. (DOK WARGA/CCTV WARKOP NONNA)

Akibat aksi kekerasan yang dilakukan dokter yang diketahui bernama Makmur menjabat Wakil Direktur Pelayanan RSU Bahagia, Makassar kini berujung pada pemecatan sang dokter oleh pihak rumah sakit.

Manajemen RSU Bahagia Makassar memutuskan memecat dokter Makmur dengan tidak hormat.

Pemecatan tersebut diputuskan manajemen dan pimpinan RSU Bahagia setelah rapat untuk membahas kelakuan dokter Makmur yang viral.

Hal itu dinyatakan oleh Konsultan Hukum RSU Bahagia, Muhammad Fakhruddin saat ditemui di kantornya, Minggu (30/7/2023) sore.

"Pihak rumah sakit sangat menyayangkan semoga ini menjadi pembelajaran bagi yang bersangkutan dan kita semua," kata Muhammad Fakhruddin dkutip dari TribunMakassar.

"Pihak rumah sakit sudah melakukan rapat internal jam 2 siang dan diputuskan pihak rumah sakit mengambil sikap tegas memberhentikan yang bersangkutan dari jabatannya beserta statusnya sebagai pegawai rumah sakit," kata dia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved