Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Gerakan Rabu Tanpa Beras dan Terigu

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang meluncurkan Gerakan Rabu Tanpa Beras dan Terigu dan Rabu dengan Senyuman.

Penulis: Suhendri CC | Editor: Novita
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
PASAR MURAH - Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang menyelenggarakan pasar murah di halaman kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Rabu (9/8/2023). Penyelenggaraan pasar murah tersebut bersamaan dengan peluncuran Gerakan Rabu Tanpa Beras dan Terigu dan Rabu dengan Senyuman. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang meluncurkan Gerakan Rabu Tanpa Beras dan Terigu serta Rabu dengan Senyuman.

Melalui program ini, masyarakat diajak menggantikan terigu dengan produk lokal.

Seperti seporsi ikan, sayur, buah, umbi-umbian, dan kacang kacangan setiap Rabu.

Peluncuran dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan pasar murah di halaman kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Rabu (9/8/2023).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Samri, mengatakan, Gerakan Rabu Tanpa Beras dan Terigu (BT) merupakan inovasi yang pihaknya lakukan dalam rangka mengendalikan inflasi daerah.

"Kita tahu sendiri terigu kita banyak impor dari negara Ukraina, sementara negara tersebut sedang bermasalah," kata Samri.

Melalui Gerakan Rabu Tanpa BT, lanjut Samri, pihaknya mengajak masyarakat menggantikan terigu dengan produk lokal seperti seporsi ikan, sayur, buah, umbi-umbian, dan kacang kacangan setiap Rabu.

"Program ini secara tidak langsung membantu menurunkan angka stunting, jelas sekali kita lebih sehat makan sayuran, ikan, dan umbi-umbian. Cukup hari Rabu saja dulu, nanti hari yang lain," tuturnya.

Menurut Samri, Gerakan Rabu Tanpa BT juga sudah disosialisasikan kepada pihak kelurahan, kecamatan, dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Organisasi perangkat daerah juga diharapkan bisa menerapkan gerakan tersebut.

"Minimal setiap hari Rabu kita mengurangi snack (makanan ringan) yang ada terigunya begitu," ucapnya.

Menyehatkan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Suryo Kusbandoro, mengatakan, Gerakan Rabu Tanpa BT tidak hanya membantu pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi dan stunting, namun juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan.

"Selain untuk menurunkan inflasi dan stunting, makan seperti ini jelas menyehatkan masyarakat, kadang sering kita abaikan, tetapi nyatanya ini sangat sehat," kata Suryo.

"Ini secara tidak langsung membuat kita mengonsumsi pangan lokal secara bertahap, dimulai dari hari Rabu dulu. Sehingga apa yang kita konsumsi itu lebih berkualitas, sehat, dan bagus untuk kita beraktivitas," ujarnya.

(Posbelitung.co/t2)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved